Gelaran Liga Negara UEFA kembali bergulir dan mencatatkan hasil mencengangkan. Pada hari kamis (13/9) dini hari tadi, Spanyol tanpa ampun membabat Kroasia 6-0 dengan memainkan sejumlah punggawa muda berpotensi di kesebelasan utamanya.

Sebagai runner-up Piala Dunia Rusia silam, tentu tidak banyak yang memprediksi bahwa Kroasia akan remuk begitu redam di tangan (kaki?) Spanyol yang tengah berada dalam era transisi. Ditinggal pensiun sejumlah bintang seperti Iniesta dan Pique, La Furia Roja malah bermain gentas dengan sejumlah bintang muda yang siap mengangkasa di bawah racikan tangan dingin pelatih Luis Enrique.

Marco Asensio menjadi pemain terbaik di laga tersebut dengan 3 assist dan 1 gol yang dibukukannya. Playmaker Real Madrid itu dengan mantap berpadu bersama sejumlah punggawa belia lainnya seperti Isco dan Saul Niguez untuk membuat Kroasia kewalahan. Baru 24 menit laga berjalan, Saul sudah membuka keran gol bagi Spanyol dengan sebuah sepakan terarah, kemudian disusul Asensio di menit ’33. Setelahnya, kiper Kroasia Lovre Kalinic membuat gol bunuh diri yang semakin menghancurkan mental tim negara Balkan tersebut hingga babak pertama berakhir dengan skor 3-0. Setelah turun minum, Rodrigo Moreno, Sergio Ramos dan Isco bergantian menggetarkan gawang Vatreni hingga laga ditutup dengan skor 6-0.

Kroasia bisa dikatakan kalah dari segala aspek menghadapi darah muda El Matador yang bermain luar biasa cair dan mematikan. Hal tersebut pun diakui sendiri oleh pelatih Zlatko Dalic.

“Setelah gol kedua, kami menyarah dan semuanya telah berakhir. Saya tidak bisa memberi motivasi apa pun kepada semua pemain saat jeda babak pertama,” kata Dalic seperti dikutip Football Espana. “Saya coba menerapkan hal berbeda pada babak kedua. Namun, kami tetap bermain seperti babak pertama karena strategi tidak berjalan,” imbuhnya getir.

Comments