Rencana FIFA untuk mengadakan Club World Cup disambut dengan kritikan oleh presiden UEFA Aleksander Ceferin, yang percaya jadwal para pemain sudah cukup padat.

Gianni Infantino yang merupakan mitra Ceferin di badan sepakbola dunia, dilaporkan tertarik mengadakan turnamen yang berisi 24 tim yang dimainkan setiap empat tahun, melibatkan klub-klub besar dalam upaya untuk memaksimalkan peluang pendapatan.

Tapi Ceferin, yang terpilih sebagai ketua UEFA pada tahun 2016, merasa rencana FIFA hanya akan menguntungkan pihak atas (mapan), dengan sedikit keuntungan yang didapat tim-tim menengah kebawah.

“Tentang apa yang disebut Club World Cup. Para pemain sudah mencapai batas. FIFA juga bertingkah aneh di sini,” katanya kepada Kicker (16/5/2018).

“Mereka hanya berdiskusi dengan beberapa klub Eropa. Mereka hanya mengundang klub yang menurut FIFA adalah yang penting. ECA adalah asosiasi klub di Eropa, tidak hanya tujuh klub.

“Apakah Anda pikir hanya satu klub di Jerman, dua di Spanyol dan dua di Inggris yang penting? FIFA harus menghormati setiap klub.

“Saya tidak dapat membayangkan bahwa UEFA hanya mengundang tujuh asosiasi atau klub untuk membahas hal-hal yang mempengaruhi masa depan semua sepakbola Eropa. Kami melakukan konsultasi dengan semua orang.

“Dan tentu saja klub skeptis terhadap proposal FIFA. Saya tahu bahwa setidaknya tiga dari tujuh klub yang diundang tidak setuju dengan pendekatan FIFA.”

Ceferin juga mengkritik FIFA atas penanganannya Global Nations League yang diusulkan, sebuah gagasan yang pada awalnya dilayangkan oleh UEFA.

“Kami di UEFA, memiliki gagasan tentang kemungkinan Liga Global. Pertama-tama kami menyerahkannya kepada presiden FIFA, kemudian ke asosiasi nasional dan klub,” Ceferin menjelaskan.

“Dan tiba-tiba FIFA datang dan mengatakan mereka siap untuk menjualnya, itu ide kami dan menganggapnya untuk penambahan dana. Tanpa penjelasan dan ini benar-benar tawaran yang aneh. FIFA baru saja mengatakan bahwa mereka telah ditawari banyak uang oleh beberapa pihak.

“Ini adalah sesuatu yang kurang baik jika kami menanggapi, harus ada koordinasi dan kejelasan. Saya agak kecewa dengan keputusan-keputusan semacam ini.”

Comments