Gianni Infantino

Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah berjanji untuk mengambil pendekatan lebih keras melawan rasisme dan doping di Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia.

Para pemain seperti Yaya Toure dan Hulk termasuk di antara nama-nama bintang sepakbola dunia yang menjadi sasaran pelecehan ras di Rusia dalam beberapa tahun terakhir, dan topik bagaimana menghadapi diskriminasi telah menjadi pokok pembicaraan dalam membangun kompetisi Piala Dunia.

Infantino pun telah bersumpah untuk melakukan pendekatan zero-tolerance terhadap rasisme, termasuk menghentikan permainan jika diperlukan, namun yakin bahwa tidak ada insiden yang akan terjadi selama turnamen besar itu berlangsung.

Berbicara di sebuah video YouTube, yang diposkan di situs resmi FIFA empat hari sebelum undian grup Piala Dunia, dia mengatakan: “Ketika sampai pada pembahasan anti-diskriminasi, hal itu juga terjadi di FIFA. Ini adalah prioritas yang sangat tinggi dan kami akan memastikan bahwa tidak ada insiden yang akan terjadi terkait hal itu.

“Jika insiden yang tidak diharapkan terjadi maka kami harus membuat tindakan untuk pertama kalinya di Piala Dunia, apa yang disebut prosedur tiga langkah di mana seorang wasit dapat menghentikan pertandingan atau bahkan meninggalkan pertandingan jika ada insiden rasial dan suara-suara diskriminatif.

“Hal semacam ini sama sekali tidak dapat ditolerir dan kami akan sangat tegas sehingga kami bisa mengharapkan pertandingan yang adil di Rusia.

“Kami mengharapkan sebuah event yang damai. Kami membuat pengalaman di Piala Konfederasi sebagai contoh turnamen yang berjalan damai dan mulus. Dan bersama pihak berwenang, kami yakin semuanya terorganisir sehingga para penggemar dapat menikmati pertandingan dengan cara yang damai.

“Saya pikir ini sangat penting karena setiap orang yang datang ke Rusia akan merasa yakin bahwa mereka berada di lingkungan yang aman. Lingkungannya akan aman dan pihak berwenang melakukan 200% usaha untuk memastikan hal buruk tidak akan terjadi.

“Kamii mengharapkan Piala Dunia di Rusia bisa mengubah persepsi. Semuanya memiliki persepsi tentang sebuah negara, dan itu juga terjadi terhadap Rusia. Seperti yang terjadi di masa lalu dengan tuan rumah lainnya, saya yakin bahwa Piala Dunia ini akan mengubah cara dunia melihat Rusia.

“Dunia akan menemukan sebuah negara yang terbuka, menyambut dengan hangat, yang suka berpesta dan menikmati bahkan merayakan semuanya, tapi khususnya di bulan Juni dan Juli untuk merayakan sepakbola.”

Infantino juga membahas masalah tes doping dengan Badan Anti-Doping Rusia (RUSADA) yang masih ditunda.

“Kami mengharapkan fair play di lapangan dan ketika berbicara tentang fair play kami harus berbicara tentang anti-diskriminasi dan anti-doping juga,” dia menambahkan. “Berbicara tentang doping, maka semua tim akan diuji dalam kompetisi dan di luar persaingan, dan kami yakin setiap orang sangat menyadari situasi ini.”

Comments