Derby della Madonnina adalah salah satu pertandingan paling besar dalam sejarah Serie A. Namun, pertandingan spesial ini akan menjadi lebih penting bagi AC Milan dan Inter Milan karena mereka ingin mengakhiri periode sembilan tahun Juventus dalam mendominasi Serie A.

AC Milan akhirnya diturunkan dari posisi teratas oleh Nerazzurri akhir pekan lalu setelah Rossoneri mengalami kekalahan 2-0 dari Spezia. Stefano Pioli akan berusaha membuat beberapa perubahan dalam struktur pertahanannya setelah timnya tampil buruk lagi di pertandingan Liga Europa tengah pekan, ketika mereka membiarkan sepuluh orang Crvena Zvezda mencetak gol penyeimbang di akhir pertandingan.

Milan sudah kalah tiga pertandingan di Serie A pada 2021, satu lebih banyak dari yang mereka lakukan di sepanjang tahun 2020. Dan mereka akan berusaha memulihkan posisi mereka kembali di puncak dengan kemenangan melawan rival terberat. Sementara itu, Inter naik ke puncak klasemen Serie A akhir pekan lalu, dengan kemenangan 3-1 atas Lazio berkat dua gol dari Romelu Lukaku.

Pasukan Conte telah memenangkan tiga pertandingan liga terakhir dan hanya kalah sekali dalam sepuluh pertandingan Serie A terakhir. Dengan posisi teratas untuk diperebutkan dan kontroversi baru-baru ini antara Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku dalam pertandingan Coppa Italia, kedua tim akan menampilan panasnya derby kota Milan.

AC Milan

Stefano Pioli kemungkinan akan tanpa Ismael Bennacer setelah mengalami cedera pada pertandingan tengah pekan. Pioli juga akan tanpa Brahim Diaz, karena pemain sayap Spanyol itu belum pulih dari cedera hamstringnya. Sang pelatih mengistirahatkan banyak pemain kunci tim utama melawan Crvena Zvezda dan kemungkinan akan merotasi skuatnya lagi minggu ini.

Zlatan Ibrahimovic, yang berada di antara mereka yang diistirahatkan pada pertengahan pekan, akan kembali ke line-up menggantikan Mario Mandzukic.

Gianluigi Donnarumma akan mengambil posisinya di bawah mistar gawang. Davide Calabria kembali dari skorsing satu pertandingan untuk menggantikan Pierre Kalulu di sayap kanan dan Simon Kjaer melanjutkan perannya di pertahanan tengah saat Fikayo Tomori turun ke bangku cadangan. Alessio Romagnoli dan Theo Hernandez mempertahankan tempat mereka dari pertandingan sebelumnya.

Dalam Absennya Bennacer, Sandro Tonali akan bermitra dengan Franck Kessie di lini tengah Milan, sementara playmaker asal Turki Hakan Calhanoglu jadi kreator dibelakang striker.

Advertisement

Di lini depan, Pioli akan mengharapkan Zlatan dengan dukungan Alexis Saelemaekers di sayap kanan dan Ante Rebic di kiri.

Kemungkinan starting line-up (4-2-3-1): Donnarumma; Calabria, Kjaer, Romagnoli, Hernandez; Tonali, Kessie; Saelemaekers, Calhanoglu, Rebic; Ibrahimovic

Inter Milan

Antonio Conte jarang mengutak-atik susunan pemainnya dan tanpa cedera baru untuk Nerazzurri dari pertandingan Lazio, maka segalanya tidak berubah.

Karir Christian Eriksen di Inter semakin menipis dan ia tampaknya akan segera tersingkir pada jendela transfer Januari. Namun dengan penampilannya baru-baru ini, terutama melawan Milan di Coppa Italia, telah membawanya kembali ke dalam rencana Conte dan pemain Denmark itu kemungkinan akan lebih diutamakan daripada Vidal.

Samir Handanovic akan mengambil alih tugas penting di sisi pertahanan, dengan Milan Skriniar, Stefan de Vrij dan Alessandro Bastoni menambah perlindungan gawang. Achraf Hakimi dan Ivan Perisic akan bermain sebagai bek sayap, sementara itu, tiga gelandang akan terdiri dari Marcelo Brozovic, Nicolo Barella dan Eriksen.

Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez akan menjadi ujung tombak serangan Inter. Keduanya sedang dalam performa sensasional musim ini dan Conte akan mengandalkan duet dinamis untuk membawa mereka unggul empat poin dari Milan.

Kemungkinan starting line-up (3-5-2): Handanovic; Skriniar, De Vrij, Bastoni; Hakimi, Barella, Brozovic, Eriksen, Perisic; Martinez, Lukaku

Statistik

  • Inter memenangkan empat dari lima pertandingan terakhir melawan Milan di Serie A.
  • Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez telah mencetak 27 gol di antara mereka musim ini, jumlah gol terbanyak yang dicetak oleh duo penyerang di Serie A.
  • Inter memuncaki daftar pencetak gol dengan 54 gol di liga, sedangkan Milan berada di urutan keempat dengan 45 gol.
  • Setiap kali Zlatan memuncaki daftar pencetak gol, timnya memenangkan liga di musim itu.
  • Milan telah kalah tiga dari tujuh pertandingan terakhir di Serie A, sebanyak yang mereka alami dalam 41 pertandingan sebelumnya.
Advertisement
Comments