Akhir pekan Serie A akan memberi beberapa pertandingan terpenting dalam konteks musim ini.

Liga sudah dipersiapkan dengan ketat dengan AC Milan hanya memiliki keunggulan tipis dua poin atas Inter Milan sementara AS Roma, Juventus dan bahkan Napoli juga tidak jauh di belakang.

Bagi Juventus, pertandingan mereka melawan AS Roma pada akhir pekan berfungsi sebagai peluang ideal untuk mengalahkan lawan mereka dan baik di klasemen liga. Bianconeri saat ini berada di urutan ke-4 dengan mengumpulkan 39 poin, hanya satu poin di belakang Roma.

Oleh karena itu, kemenangan akan membawa sang juara bertahan masuk tiga besar klasemen, yang masih memiliki peluang bagus untuk bangkit kembali selama paruh kedua musim ini.

Sedangkan AS Roma memiliki hasil yang beragam dalam beberapa pekan terakhir, terutama tersingkir dari Coppa Italia ditangan Spezia. Tapi, mereka masih bisa menjadi kejutan bagi tim lawan.

Juventus

Andrea Pirlo akan mengawasi pertandingan penting melawan Inter Milan di Coppa Italia pada pertengahan pekan, jadi pelatih Juventus itu harus tetap berhati-hati dengan pemilihan timnya melawan Roma. Fakta bahwa dia tidak menghadapi terlalu banyak masalah cedera besar berfungsi sebagai dorongan besar bagi tim tuan rumah.

Misalnya, Alvaro Morata bisa mendapat kesempatan tampil bersama Cristiano Ronaldo dalam serangan Juve. Mantan pemain Chelsea itu mengalami kesulitan tampil melawan tim-tim besar musim ini, tetapi kualitas teknis dan pergerakannya bisa berguna untuk memberi ruang bagi rekan setimnya di lini serang.

Aaron Ramsey tetap diragukan tampil setelah absen pada pertandingan terakhir karena masalah otot. Potensi ketidakhadirannya bisa membuka jalan bagi Federico Chiesa dan Federico Bernardeschi untuk beroperasi melebar karena mereka berusaha memberikan kreativitas dalam serangan Juventus.

Di lini tengah, Adrien Rabiot mungkin harus memberi jalan untuk Artur Melo, dengan Pirlo ingin mengistirahatkan pemain Prancis itu demi pertandingan mendatang melawan Inter Milan. Adapun bagi Arthur, dia bisa kembali bermitra dengan Rodrigo Bentancur yang cukup membuahkan hasil positif belakangan ini.

Segalanya menjadi lebih menarik di unit pertahanan, di mana Merih Demiral mungkin akan digantikan oleh Leonardo Bonucci. Giorgio Chiellini adalah opsi lain tetapi Pirlo kemungkinan akan mengistirahatkan bek tengah veteran itu untuk menghadapi Inter.

Pada dasarnya Matthijs de Ligt harus membentuk pasangan bek tengah dengan Bonucci, dengan Alex Sandro dan Juan Cuadrado beroperasi sebagai bek sayap. Wojciech Szczesny juga kembali diandalkan.

Advertisement

Kemungkinan starting line-up (4-4-2): Szczesny; Cuadrado, Bonucci, de Ligt, Sandro; Chiesa, Arthur, Bentancur, Bernardeschi; Morata, Ronaldo

AS Roma

AS Roma beruntung dengan kembalinya Henrikh Mkhitaryan di pertandingan terakhir, dengan mantan playmaker Arsenal itu bahkan menjadi bintang dalam kemenangan 3-1 atas Hellas Verona. Dia tetap dijamin sebagai starter karena Paulo Fonseca masih kehilangan Nicolo Zaniolo dan Pedro.

Mkhitaryan seharusnya menjadi andalan lini depan Roma bersama Lorenzo Pellegrini, dengan Borja Mayoral bertindak sebagai satu-satunya penyerang tengah. Mantan penyerang Real Madrid itu sedang dalam performa yang baik, terutama terlibat dalam 4 gol dalam 2 pertandingan liga terakhir.

Sementara di lini kedua, Fonseca berpeluang mempertahankan duet Jordan Veretout dan Gonzalo Villar. Kemampuan kolektif mereka untuk menghalau lawan harus menjadi dasar dari permainan serangan balik Roma, meskipun Amadou Diawara memberikan opsi yang jauh lebih defensif jika Giallorossi bertahan lebih dalam.

Rick Karsdorp dan Leonardo Spinazzola kemungkinan akan terus berada di posisi bek sayap, meskipun mereka diharapkan beroperasi lebih dalam dari biasanya melawan tim yang ofensif. Salah satu dari mereka dapat beroperasi sedikit lebih tinggi untuk membantu pemain seperti Pellegrini dan Mkhitaryan yang konsentrasi pada serangan.

Dan akhirnya di departemen pertahanan, Chris Smalling kembali starter. Pendekatan kuat bek asal Inggris itu seharusnya berguna dalam menghadapi duet Ronaldo dan Morata. Dia akan dibantu oleh Roger Ibanez dan Gianluca Mancini di lini belakang Roma, dengan Pau Lopez jadi andalan di bawah mistar gawang.

Kemungkinan starting line-up (3-4-2-1): Lopez; Mancini, Ibanez, Smalling; Karsdorp, Veretout, Villar, Spinazzola; Pellegrini, Mkhitaryan; Mayoral

Statistik

  • AS Roma telah kalah lebih banyak pertandingan Serie A melawan 2 dibandingkan dengan tim lain (82).
  • AS Roma bisa jadi tak terkalahkan dalam 3 pertemuan liga berturut-turut melawan Juventus untuk pertama kalinya sejak Desember 2002, 5 diantaranya di bawah asuhan Fabio Capello.
  • Setelah kalah 1-3 pada Agustus 2020 di Allianz Stadium, Juventus bisa saja kalah dalam 2 pertandingan kandang berturut-turut melawan AS Roma untuk pertama kalinya di Serie A.
  • Juventus ingin menjaga 3 clean sheet tiga di Serie A untuk pertama kalinya di bawah kepelatihan Andrea Pirlo, terakhir melakukannya pada Juni 2020 di bawah asuhan Maurizio Sarri.
Advertisement
Comments