Untuk pertama kalinya BATE Borisov akan menjadi tuan rumah atas PSV Eindhoven. Juara Belarusia, klub yang telah memenangkan 12 gelar terakhir di negaranya, akan menjadi tuan rumah juara Belanda saat ini.

Sedangkan PSV sekarang akan memasuki kompetisi saat BATE mengeleminasi HJK Helsinki di babak kedua kualifikasi Liga Champions dan Qarabag di babak ketiga kualifikasi Liga Champions. Ini akan menjadi proses yang sangat melelahkan bagi wakil Belarusia bukan karena fakta bahwa Liga Primer Belarusia saat ini tengah berjalan.

Tidak seperti kebanyakan liga di Eropa, Belarusia masih berada di jadwal Soviet lama hingga bulan November. Oleh karena itu, BATE mendapat manfaat dari kebugaran pertandingan penuh dan pertandingan kualifikasi Liga Champions awal menjadi penambahan untuk bagaimana tim lebih siap.

Di dalam negeri, tim ini hampir dipastikan memenangkan gelar liga. Dilatih oleh Aleksey Baga, BATE Borisov telah mendominasi liga dan 17 pertandingan di musim ini adalah berada di puncak klasemen dan unggul 7 poin atas Vitebsk dan posisi ketiga Dinamo Minsk. BATE hanya kebobolan 10 gol dalam 17 pertandingan itu dan hanya sekali kalah.

Mungkin sebagai salah satu klub terbaik yang dikelola pasca-pecahnya Soviet adalah konsistensi dan pembinaan yang membuat perbedaan. Klub ini memiliki kebiasaan menunjuk apa yang ada di internal dan menemukan pelatih berbakat yang dapat bekerja dengan campuran pemain muda dan berpengalaman. Formasi 4-3-3 juga merupakan andalan mereka yang sangat efektif.

Ini adalah filosofi yang sudah dilakukan oleh mantan pelatih Viktor Goncharenko, yang sekarang bertanggung jawab atas CSKA Moscow. Filosofi itu telah membawa kemenangan di Liga Champions karena BATE berhasil menjadi lawan tangguh bagi Bayern Munich dan AS Roma di Borisov Arena.

Pelatih baru PSV Eindhoven, Mark van Bommel, akan waspada ketika timnya melakukan perjalanan ke Belarusia untuk leg pertama. Van Bommel mengambil alih kepelatihan dari Phillip Cocu musim panas ini. Cocu telah memenangkan Eredivisie dengan PSV pada tiga kesempatan (2015, 2016 dan 2018) tetapi setelah lima tahun bertugas mulai merasa bahwa sudah waktunya membuat perubahan.

Kini mantan kapten internasional Belanda dan PSV akan bertanggung jawab. Pria 41 tahun itu tidak pernah melatih level ini sebelumnya dan ditandatangani langsung dari jabatan asisten di tim nasional Australia.

Bagaimanapun Van Bommel selalu menjadi pemimpin yang agresif di lapangan dan sebagai kapten di Bayern yang tak tergantikan. Dua pertandingan memasuki musim pertamanya di PSV, Van Bommel telah memenangkan dua pertandingan atas FC Utrecht dan Fortuna Sittard. Tapi BATE adalah tim yang bisa mengejutkan.

 

BATE Borisov (4-2-3-1): Shcherbitski, Volodjko, Filipovic, Filipenko, Rios, Dragun, Yablonski, Baga, Stasevich, Signevich, Ivanić.

PSV Eindhoven (4-3-2-1): Zoet, Angeliño, Dumfries, Schwaab, Viergever, Hendrix, Pereiro, Rosaro, Bergwijn, Lozano, De Jong.

Comments