PARIS, FRANCE - AUGUST 31: Paul Pogba of France reacts during the FIFA 2018 World Cup Qualifier between France and The Netherlands at Stade de France on August 31, 2017 in Paris, France. (Photo by Aurelien Meunier/Getty Images)

Gelandang tangguh Paul Pogba belum lama ini buka suara dan mengungkap tentang sejumlah sosok pemimpin yang diseganinya di tim nasional Prancis di Piala Dunia saat ini. Pemain Manchester United itu juga mengakui cukup kehilangan Patrice Evra, yang telah pensiun dan menjadi pundit sepakbola di salah satu stasiun televisi Inggris, ITV.

Sebagai dinamo lini tengah, keberadaan Pogba tentu sangat krusial bagi timnas Prancis, terutama karena kemampuan menyerang dan bertahannya yang memang di atas rata-rata. Namun mantan pemain termahal di dunia itu menganggap sejumlah rekannya mempunyai jiwa kepemimpinan yang hebat sehingga juga patut disegani selain dirinya.

“Ada bos-bos di dalam dan di luar lapangan” tutur Pogba membuka kisahnya. ” Kami memiliki satu yang legendaris, Patrice (Evra), kami merindukan bos sepertinya. Meski demikian, semua orang memiliki kepribadian mereka masing-masing. Hugo (Lloris) adalah bos di dalam dan di luar lapangan. Steve (Mandanda) juga, begitu pun Blaise (Matuidi)”

Pogba juga mencoba merendah ketika ditanya apakah menurutnya ia merupakan salah satu pemimpin yang patut disegani. “Bukan bagian saya untuk mengatakan apakah saya ‘bos’ atau bukan. Saya siap untuk memberikan segalanya bagi Prancis. Saya tidak berpikir bahwa saya bisa mengklaim diri sebagai ‘bos’ – hal ini ada secara alami. Jika saya harus mengangkat semangat semua orang, saya akan melakukannya” tutur Pogba serius.

Lebih lanjut, Pogba juga menegaskan bahwa ia ‘bersenang-senang’ di Piala Dunia ini dan menegaskan bahwa Prancis akan menjawa segala kritik yang terlontar di laga terakhir mereka untuk lolos ke babak 16 besar dengan gemilang.

“Kami berkompetisi di Piala Dunia” cetus Pogba. “Saya bersenang-senang. (Siapa tahu) ini bisa menjadi Piala Dunia terakhir bagi saya. Kami harus melupakan kritik dan berbicara lewat aksi kami di lapangan. Jawabannya hanya akan ada di sana”

“Saya memberikan segalanya untuk kostum ini, untuk tim ini dan negara saya. Saya sangat berhasrat untuk memenangkan Piala Dunia” tukasnya mantap.

Comments