Mauricio Pellegrino tidak dapat menjamin Virgil van Dijk akan tetap berada di Southampton setelah meninggalkan sang pemain di bangku cadangan saat kalah 1-0 di markas Chelsea. Van Dijk menjadi satu dari enam perubahan pada line-up Soton usai tim ini dibantai di kandang sendiri oleh Leicester 1-4 pada laga tengah pekan. Pencadangan van Dijk memicu spekulasi hengkangnya sang pemain di bulan Januari.

Pellegrino menegaskan mantan bek Celtic tersebut tetap menjadi pemain kunci skuad setelah ia tampil 11 pertandingan sebelumnya, namun tidak mengesampingkan perginya van Dijk ketika jendela transfer musim dingin dibuka bulan depan. Van Dijk sempat menjadi komoditi panas di bursa transfer lalu.

“Virgil adalah pemain penting. Saya tidak bisa mengendalikan pasar. Saya bukan pemilik pemain. Saya dapat memiliki pendapat saya dan ini saya berikan kepada direktur teknis, kepada ketua, pendapat saya. Setelah itu dewan bisa memutuskan sama sekali mana yang terbaik untuk tim,” kata Pellegrino dikutip dari ESPN FC.

Soton bersikeras tidak menjual van Dijk pada bursa musim panas lalu. Liverpool hampir saja mendapatkan sang bek namun ia gagal pergi ke Anfield dan terdapat masalah mengenai pendekatan ilegal di antara kedua klub. Sementara Manchester City dan Chelsea juga dikaitkan dengan tawaran di kisaran 70 juta paun.

“Saya tidak dapat mengendalikan ini. Saya akan merekomendasikan untuk mencoba mempertahankan pemain terbaik kami di klub ini, klub ini jelas sejak awal dan saya memiliki pendapat yang sama,” tambah manajer asal Argentina tersebut.

Manajer Chelsea Antonio Conte mengungkapkan kekagumannya kepada Van Dijk usai laga tersebut.
“Dia pemain yang sangat bagus, dia mengalami cedera lutut yang parah, tapi saya pikir dia sembuh dengan baik, saya berharap yang terbaik untuknya,” kata Conte.

Comments