Legenda Bayern Munchen, Phillip Lahm, belum lama ini mengutarakan pendapatnya perihal kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018. Bek serbabisa itu menyoroti kepemimpinan pelatih Joachim Low, yang disebutnya harus berubah agar Die Mannschaft bisa kembali meraih kesuksesan di ajang-ajang mendatang.

Dalam tulisannya di media sosial LinkedIn, Lahm menyebut bahwa Low harus mengubah cara kepemimpinannya agar Jerman bisa bangkit setelah kegagalan di Rusia tahun ini. “Saya teryakini bahwa Jogi Low harus mengubah gaya kepemimpinannya yang kaku di beberapa tahun terakhir jika ia ingin kembali sukses dengan generasi pemain internasional yang baru” tutur Lahm.

“Ini bukan tanda kelemahan, tapi perkembangan lebih lanjut. Ia harus menunjukkan pada setiap individu bahwa mereka bertanggung jawab terhadap seluruh tim”

Banyak yang meramalkan bahwa Jerman akan dapat mempertahankan gelar Piala Dunia mereka, namun kekalahan memalukan kontra Meksiko dan Korea Selatan di penyisihan grup telah mengirim pasukan Panser pulang kembali ke negaranya dengan hati patah. Tersingkirnya Jerman di penyisihan grup tersebut juga merupakan yang pertama mereka alami dalam 80 tahun terakhir.

Terlepas dari keterpurukan Jerman di Piala Dunia tersebut, Lahm tetap optimis tentang masa depan sepakbola di negara tersebut, dengan catatan jika pelatih Loew dapat mengubah metode kepemimpinannya jika ia memang dipertahankan.

“Jika ia (Low) sukses, saya sangat optimis tentang masa depan tim kami” tukas pria berusia 34 tahun tersebut.

Comments