Setelah hanya 19 laga memimpin Borussia Dortmund, pelatih kepala Peter Stoger resmi mengumumkan akan meninggalkan Westfalenstadion kala masa kontrak pendeknya berakhir di musim panas mendatang. Kepada media, pria asal Austria itu pun menuturkan alasannya.

BVB mengakhiri musim dengan kekalahan memalukan 3-1 kontra Hoffenheim, namun tetap dapat bercokol di empat besar Bundesliga. Dari tujuh laga terakhir, Si Tembok Kuning takluk sebanyak total empat kali, dan dalam konferensi pers selepas laga, Stoger secara resmi menyatakan kepergiannya dari klub tersebut di akhir musim.

“Diskusi dengan Hans Joachim-Watzke dan Michael Zorc selalu hebat. Kami telah memutuskan beberapa saat yang lalu bahwa kekuatan segar mungkin bisa baik untuk klub, dan ini bisa paling mudah diterapkan dengan cara (menunjuk) manajer baru” tutur Stoger seperti dilansir situs resmi klub tersebut.

Setelah mengambil alih BVB kala mereka masih tercecer di posisi kedelapan klasemen sementara, Stoger mampu memimpin klub tersebut ke papan atas hingga mampu mengamankan satu spot di Liga Champion musim depan dengan finish di peringkat empat.

“Sayangnya bukan di posisi kedua atau ketiga melainkan keempat” ujar Stoger. “Kami sebetulnya sangat ingin bisa mempertahankan di posisi ketiga. Saat kami tiba di sini, kami pikir hal itu bisa lebih mudah, tapi kami akhirnya masih bisa menembus garis batas akhir”

Dalam kesempatan yang sama, Stoger juga memberikan komentar terhadap laga kontra Hoffenheim, yang diakuinya sebagai akumulasi dari performa Dortmund musim ini. “(Laga itu) merefleksikan apa yang menghantui Dortmund di pekan-pekan, bulan, bahkan mungkin di sepanjang musim ini; kami tidak yakin dalam permainan kami, sebaliknya, kami malah membuat para lawan dengan mudah dapat mengendalikan jalannya pertandingan” tukasnya dengan nada getir

Comments