Persib Bandung tampil dibawah harapan pada Liga 1 2019. Terbaru, Persib Bandung kembali gagal meraih kemenangan pada lanjutan Liga 1 2019. Menantang tuan rumah Persela Lamongan, Persib Bandung hanya meraih hasil imbang dengan skor 2-2. Melihat Persib Bandung terpuruk, Bobotoh membuat aksi massa kepada Manajemen Persib Bandung.

Kekecewaan melihat penampilan Persib Bandung, Bobotoh membuat gerakan aksi massa dengan “menggeruduk” kantor manajemen PT Persib Bandung Bermartabat. Aksi ini diawali dengan i longmarch dari GOR Saparua menuju Graha Persib di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu 10 Agustus 2019.

Bobotoh, fans fanatik Persib Bandung, sepertinya sudah tidak tahan dengan penampilan Persib Bandung. Sempat difavoritkan menjadi tim calon juara, Persib Bandung kini lunglai dengan hanya berada di papan bawah klasemen sementara Liga 1.

Pada aksi massa kali ini, Bobotoh mengirim lima tuntutan kepada Manajemen Persib Bandung. Kelima tuntutan itu berisi hal tentang pembentukan tim yang tak terbuka, kepercayaan penuh kepada pelatih Robert Rene Alberts dalam merekrut pemain baru hingga masalah tiket pertandingan yang dianggap Bobotoh dipersulit.

Berikut selengkapnya 5 poin aspirasi yang disampaikan Bobotoh:

1. Melihat dari pembentukan tim, dari awal sampai melihat posisi yang ditoreh Persib sampai sekarang kayaknya miris bos. Yang pasti kami mempertanyakan, siapakah yang membentuk tim dari awal musim dan harap meminta maaf kepada Bobotoh. Bos itu laki-laki bos, harus jantan mengakui dan melakukan evaluasi agar prestasi Persib lebih membaik. 

2. Menatap bursa transfer jika manajemen masih percaya coach Rene Albert harap beri kebebasan. jika sudah tidak, silakan ambil tindakan yang pasti jangan memilih pemain tanpa seizin pelatih, karena kami tidak butuh

3. Bikin tim faktor non teknis karena sangat berpengaruh kalau itu sudah ada, kenapa tim kami masih terganggu masalah faktor non teknis.

4. Buat pelatih, bangun mental pemain secepatnya dan kebersamaan pemain. Sisa putaran pertama masih empat laga, untuk menyongsong putaran kedua.

5. Kami merasa laga kandang selalu sepi dari penonton dan komunitas Persib, mungkin ini kebijakan yang harus dikaji secepatnya. Jangan memaksakan kehendak! Kami ada solusi tiket 50 persen secara biasa online, 30 persen buat komunitas Persib, karena tiket offline trandisi dan budaya ajang silaturahmi saat pengambilan tiket. 15 persen buat on the spot, dan 5 persen untuk suporter tim tamu, dan itu sudah terjadi dan jangan dievaluasi lagi.

Comments