Persik Kediri terus berbenah menghadapi lanjutan Liga 1 2020. Tim promosi di Liga 1 2020 ini, kini ditangani oleh Budi Sudarsono. Selain kepada senior, Budi Sudarsono pun memberikan perhatian kepada pemain muda yang kini dimiliki oleh Persik Kediri.

Macan Putih, julukan dari Persik Kediri, bukanlah tim sembarangan di Liga Indonesia. Meski sudah lama tidak juara, Persik Kediri merupakan juara Liga Indonesia edisi tahun 2003 dan 2006 silam. Sempat ‘tertidur’ lama, Macan Putih akhirnya dapat promosi kembali pada Liga 2 2019 lalu dan bermain kembali di Liga 1 2020 ini.

Dua pekan menjelang kelanjutan Liga 1 2020, Persik Kediri terus intens mempersiapkan tim menghadapi lanjutan Liga 1 2020. Budi Sudarsono pun terus menggembleng pemain dengan lebih keras.

Pelatih yang baru ditunjuk pada bulan Agustus 2020 lalu ini, memberikan perhatian kepada pemain muda Persik Kediri. Budi Sudarsono mengklaim pemain muda Persik Kediri memiliki kualitas yang cukup. Namun, pemain muda belum mendapatkan pengalaman bertanding. Budi Sudarsono ingin mengasah terus mental pemain muda.

Advertisement

“Pemain muda jam terbang mereka kurang, sebenarnya kualitas ada. Tapi dia harus mengeluarkan tetapi memang mentalnya masih kita bentuk lagi. Ya karena pilihan kita masih ini saja tidak ada yang lain,” buka Budi Sudarsono, dikutip Bolazola dari laman resmi Liga Indonesia.

Budi Sudarsono mengakui pemain muda Persik Kediri masih harus bisa meningkatkan level mereka dengan pemain senior. Budi Sudarsono yakin kombinasi pemain muda dan senior bisa membaik dalam masa persiapan ini.

“Pemain muda masih ditingkatkan lagi agar bisa satu level dengan yang sudah berpengalaman. Penilaian saya dari segi fisik dan kebugaran mereka karena kita sudah masuk minggu ketiga. Pasti ada kombinasi pemain senior mulai membaik,” tutup Budi Sudarsono.

Advertisement
Comments