LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 25: Pep Guardiola the head coach / manager of Manchester City the Carabao Cup Final between Arsenal and Manchester City at Wembley Stadium on February 25, 2018 in London, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)

Pep Guardiola mengatakan dia tidak khawatir dengan klub rival yang menghabiskan banyak uang karena Manchester City bertujuan untuk menghadapi beberapa penantang dalam mempertahankan gelar Premier League.

Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu berbicara menjelang pertandingan pra-musim melawan Liverpool di New York, menyusul kekalahan 1-0 dari Borussia Dortmund pada Sabtu lalu.

The Reds tampak sangat sibuk jendela transfer musim panas ini dengan sejumlah tambahan pindah ke Merseyside, termasuk Xherdan Shaqiri, Naby Keita, Fabinho dan Alisson, sementara ada juga spekulasi Nabil Fekir dan Thomas Lemar masih dalam status potensial.

Namun Guardiola tetap ragu-ragu ketika ditanya apakah akan ada tambahan lagi di sisi Etihad menyusul kedatangan Riyadh Mahrez, dan menambahkan bahwa bisnis klub lain tidak mengkhawatirkannya.

“Setiap klub melakukan apa yang mereka percaya. Saya benar-benar mengerti,” katanya kepada ESPN.

“Saya tidak peduli tentang apa yang dikatakan oleh kami pada suatu hari dan keadaan tertentu. Jika Liverpool percaya mereka harus menghabiskan uang seperti ini, itu karena mereka percaya itu yang terbaik untuk mereka.”

Guardiola juga berbicara tentang perpanjangan kontrak tiga tahun baru-baru ini dengan City untuk pertama kalinya, dan sementara senang karena mengikat dirinya ke klub sampai 2021, dimana dia mengerti dia harus terus memberikan tantangan untuk mendapat trofi lebih banyak.

“Ketika kami memutuskan untuk memperpanjang kontrak, pertama-tama saya merasa nyaman, yang kedua adalah kepercayaan klub apa yang kami lakukan,” tegasnya.

“Khaldoon (Al Mubarak), Txiki (Begiristain) dan Ferran (Soriano) tahu itu tergantung pada hasil. Kami memiliki tiga tahun lagi pada kontrak, tetapi hasilnya akan menentukan apa yang akan terjadi di masa depan.

“Itu (konsisten) yang paling penting, dan tiba pada bulan April dan Mei dan berada di sana untuk memenangkan sesuatu.

“Sebagai pelatih sepakbola, kami selalu berada dalam posisi berbahaya.”

Kemudian juga manajer asal Spanyol itu ditanya apakah Liga Champions adalah target utama musim depan, dan dia menjawab: “Mungkin, itu adalah impian setiap klub dan mudah-mudahan kami bisa membuat sejarah dalam waktu dekat.”

Comments