Manajer Atletico Madrid, Diego Simeone, belum lama menegaskan bahwa ia tidak percaya bila selebrasi gol kontroversial Cristiano Ronaldo merupakan pembalasan serupa atas hal yang ia lakukan pada kemenangan di Leg Pertama.

Juventus dipastikan lolos ke babak berikutnya Liga Champion setelah mencetak hattrick ke gawang Jan Oblak yang sekaligus menyingkirkan Atletico dari kancah liga Champion. Setelah menyarangkan gol ketiganya, megabintang Portugal tersebut merayakan dengan menepukkan kedua tangan ke selangkangannya, yang dinilai para pengamat sebagai ‘balasan’ aksi Simeone di leg pertama yang berakhir dengan skor 2-0 bagi klub asal Spanyol tersebut.

Ketika ditanya perihal selebrasi ‘jorok’ tersebut, Simeone melontarkan pandangan positif bahwa Ronaldo tidak sedang ‘balas dendam’ terhadap aksi yang dilakukannya. “Tentu dia memikirkan para fans (ketika melakukan selebrasi), seperti yang saya lakukan di Wanda Metropolitano” paparnya enteng seperti dikutip Marca.

“Dia mungkin ingin menyatakan bahwa mereka memiliki kepribadian” imbuhnya setengah berseloroh.

Hattrick versus Atletico membawa Ronaldo kini menyamai Lionel Messi sebagai pemain yang mampu mencetak 8 trigol di kancah Liga Champion. Namun belakangan, fans Juventus tengah melayangkan kritik pada eks-punggawa Real Madrid tersebut karena performanya di level domestik tengah jeblok. Dari enam laga terakhir sebelum kontra Atletico, Ronaldo hanya mampu mencetak satu gol dan dua assist, dan juga sempat mendapat satu kartu merah di laga menghadapi Valencia.

Comments