Para Peserta Dipastikan Tidak Akan Bosan Selama Karantina IBL, Apa Strateginya? – Junas Miradiarsyah selaku direktur utama Indonesia Basketball Legaue (IBL) memastikan bahwa para pemain tidak akan merasa bosan selama menjalani masa karantina. Lantas apa strategi yang akan dilakukannya?

Kompetisi kejuaraan IBL 2021 akan mulai digulir pada tanggal 10 Maret mendatang sampai tanggal 6 Juni. Kegiatan itu akan diselenggarakan di dua tempat dalam dua tahapan.

Tahap yang pertama akan melangsungkan babak reguler yang akan digelar di Robinson Cisarua Resort, kemudian untuk tahap yang kedua akan mementaskan babak play off, semifinal, hingga babak final yang digelar di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut).

Dikarenakan kompetisi kali ini akan digelar di tengah pandemi COVID-19, pihak penyelenggara pun akan menerapkan sistem bubble atau gelembung. Yang artinya setiap peserta tidak diperbolehkan untuk keluar masuk ke lokasi dengan leluasa selama gelaran kompetisi IBL berlangsung.

Situasi itu bisa jadi akan membuat para peserta merasa tidak nyaman, terlebih lagi dengan menerapkan proses karantina yang ketat. Oleh karena itu, sebisa mungkin pihak operator akan mengakali kondisi yang tidak biasa ini dengan menyediakan kelengkapan beberapa kebutuhan nonteknis para peserta.

Advertisement

Junas dalam jumpa pers pada Sabtu (6/3/2021) via Zoom mengatakan bahwa kami akan menyiapkan fasilitas yang cukup banyak untuk para peserta. Selain menyiapkan lapangan basket, kami juga akan menyediakan tempat gym, golf untuk bersantai, bulutangkis, dan tenis meja, serta lapangan basket outdoor. Selain itu, kami juga akan menyiapkan layanan untuk barber.

Junas mengakui menyelenggarakan kompetisi di situasi pandemi Covid-19 ini tidaklah mudah. Terlebih lagi, di dalam negeri belum ada benchmarking yang sama.

Tetapi, pihaknya akan berusaha memaksimalkan dengan kondisi yang ada saat ini. Junas pun berharap kompetisi IBL ini bisa menjadi awal untuk meningkatkan geliat industri olahraga di tanah air.

Junas mengatakan apakah nantinya persiapan kami akan sempurna atau tidak yang jelas kami sudah melakukan antisipasi terhadap hal-hal yang berpotensi menjadi risiko.

Junas menambahkan selain bisa memberikan inspirasi dan dapat diikuti oleh semua pihak, serta bisa menjadi contoh untuk kegiatan-kegiatan yang lain dengan menerapkan sistem serupa. Semoga untuk ke depannya, kegiatan olahraga juga bisa bersaing walaupun di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Advertisement
Comments