Bintang Rusia di Piala Dunia 2018, Dennis Cheryshev, belum lama dilaporkan tengah diperiksa karena disinyalir telah menggunakan doping terlarang.

Cheryshev mencetak empat gol untuk negara tuan rumah Piala Dunia dan berandil besar dalam menghantar mereka hingga ke babak perempat final ajang tersebut, namun pencapaian sang playmaker pun seakan terlupakan kala ayahnya sendiri mengungkap bahwa pemain berusia 27 tahun tersebut tengah menjalani perawatan pertumbuhan hormon (HGH). Namun belakangan ayah Cheryshev meralat pernyataannya dengan menuding bahwa ucapannya telah disalahartikan oleh media.

Saat ini, Cheryshev tengah bermain di Valencia dengan status pinjaman, dan Badan Anti Doping Dunia (WADA), telah mengkonfirmasi pada BBC bahwa karena sang pemain menghabiskan sebagian besar karirnya di Spanyol, maka investigasi terhadap dirinya diserahkan pada otoritas anti-doping negara tersebut. Jika nantinya terbukti bersalah, maka Cheryshev bisa terkena sangsi larangan tampil di sepakbola profesional hingga empat tahun.

Penggunaan obat penumbuh hormon HGH sesungguhnya diperbolehkan asal dilakukan secara legal dan dengan pengawasan dokter. Megabintang Barcelona, Lionel Messi pun menjalani terapi yang sama pada usia remaja, namun jika dipergunakan tanpa izin, obat tersebut bisa dikategorikan sebagai doping bagi atlit profesional. Cheryshev sendiri dalam sebuah pernyataan menyangkal bahwa dirinya telah melanggar peraturan dengan terapi HGH yang dilakukannya.

“Dari sisi saya, semua telah dilakukan dengan jujur dan saya pikir tidak akan ada masalah” tuturnya. “Saya pikir kita lebih baik menyerahkan kasus ini di tangan para ahli medis yang telah melakukan segalanya dengan benar” tukasnya.

 

Comments