Ozil-Arsenal

Gelandang bernomor punggung #11 milik Arsenal yakni Mesut Ozil merasa tidak kecewa atas kekalahan yang diterima oleh timnya saat menghadapi tim tamu Bayern Munchen di leg kedua Liga Champions pada pekan ini. Bertindak sebagai tuan rumah pada kompetisi Champions, Arsenal harus tunduk 5-1 dari raksasa Bundesliga Jerman Bayern Munchen.

Keluarnya kapten Laurent Koscielny yang terkena akumulasi kartu merah pada babak kedua langsung menurunkan pola permainan pasukan Arsene Wenger. Di awal pertandingan tampak besutan profesor ini terus menerus melakukan serangan ke gawang The Bavarians hingga akhirnya penyerang sayap Theo Walcott sukses mencatatkan namanya di papan skor, 1-0.

Hanya saja, Bayern Munchen membalikan keadaan ketika kapten Laurent Koscielny diusir keluar oleh wasit Anastasios Sidiropoulos. Yang menjadi gol pembuka bagi besutan Carlo Ancelotti adalah striker tunggal Robert Lewandowski. Disusulnya, Arjen Robben dan Douglas Costa serta Arturo Vidal menyumbangkan dua gol sebagai penutup pada pertandingan tersebut.

Disamping itu, Mesut Ozil yang pernah berjanji ingin menyerahkan trofi Liga Champions pada Arsenal di musim ini akhirnya mengeluarkan suara ketika laga berakhir. Pemain yang dijuluki sebagai “King of Assist” ini harus menelan rasa bersalahnya karena tak dapat mengantarkan The Gunners ke Quater-finals Liga Champions.

“Semua bermain dengan sangat bagus dan kami hanya kurang beruntung saja. Lawan juga bermain dengan baik dan teliti namun Arsenal harus diperkuat sepuluh orang dan itu tidak dapat mengembalikan peluang tim untuk lanjut ke babak selanjutnya.” Ujar mantan pemain Real Madrid yang bergabung ke Stadion Emirates pada tahun 2013 silam.

“Saya tidak pernah menyesal karena gagal mempersembahkan trofi Liga Champions selama empat musim terakhir ini. Impianku adalah meraih gelar tersebut dan prioritas utamaku untuk saat ini adalah trofi Liga Primer. Kami harus mendapatkan sebuah gelar dan itu tugasku.” Kata gelandang berusia 28 tahun tersebut.

Comments