Penundaan Liga 1 2020 yang akan digelar pada awal Oktober 2020 lalu membuat PSSI berpikir keras mencari solusi agar kompetisi tetap bisa digelar. Terbaru, PSSI membuat 3 opsi agar kompetisi bisa tetap digelar.

PSSI dan PL LIB baru saja menggelar pertemuan luar biasa klub atau Extraordinary Club Meeting di Yogyakarta, Selasa (13/10). Tercatat, sebanyak 18 klub Liga 1 dan 24 klub Liga 2 hadir dalam meeting ini.

Pada akhir pertemuan, 18 klub Liga 1 dan 24 klub Liga 2 telah bersepakat meminta PSSI untuk kembali melanjutkan sisa kompetisi. Usai pertemuan tadi, PSSI pun membagikan 3 opsi agar kompetisi dilanjutkan.

 Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, membagikan hasil dari pertemuan tadi. Yunus Nusi menegaskan soal perizinan, akan dikembalikan kepada pihak kepolisian. PSSI akan menghormati keputusan PSSI soal apa pun yang diberikan.

“Tetapi soal izin kita kembalikan ke kepolisian. Jika kepolisian tidak mengizinkan tentu PSSI akan menghormati dan mematuhinya” ujar Yunus Nusi, dikutip Bolazola dari laman resmi PSSI.

Mengantisipasi jika izin kompetisi tidak diberikan karena berbenturan dengan Pilkada 2020, PSSI akan mencoba menggelar kompetisi pada 1 Januari 2020 mendatang. Ini menjadi anspirasi dari klub agar kompetisi dilanjutkan.

“Jika itu belum diizinkan karena alasan izin keramaian terkait Pilkada 2020, PSSI akan mencoba memulai pada 1 Januari 2021. Mudah-mudahan aspirasi klub agar kompetisi kembali digelar bisa menjadi kenyataan,” lanjut Yunus Nusi.

Terakhir, Yunus Nusi menegaskan PSSI kompetisi 2020 akan tetap dihelat. Bisa tanggal 1 November, 1 Desember atau 1 Januari 2021, tergantung situasi nanti.

“ Intinya kompetisi lanjutan tahun 2020 ini akan diteruskan. Apakah mulai 1 November, 1 Desember atau 1 Januari 2021,” pungkas Yunus Nusi.

Comments