Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, belum lama ini membeberkan pendapatnya perihal permainan buruk yang ditunjukkan playmaker Jerman, Mesut Oezil selama gelaran Piala Dunia berlangsung.

Jerman, sebagai salah satu kandidat juara, akhirnya harus tersingkir secara memalukan di fase grup setelah menelan kekalahan kontra Meksiko dan Korea Selatan. Oezil pun menjadi sasaran kritik karena bermain penuh di dua laga tersebut. Namun menurut analisa Wenger, permainan buruk mantan anak asuhnya di Arsenal tersebut bisa jadi disebabkan karena faktor di luar lapangan.

“Saya mengenal Ozil dengan baik, ia adalah pemain sepakbola istimewa. Dia dan juga (Ilkay) Gundogan menderita karena apa yang terjadi sebelum Piala Dunia, yakni saat mereka mendapat tuduhan yang kurang adil di Jerman” papar Wenger kepada beIN Sport. “Saat saya melihatnya bermain, saya bisa merasakan situasi dalam permainan dimana ia bisa bergerak maju dan bermain lebih vertikal. (namun) ia lebih memilih bermain aman. Saya kemudian berpikir, ayolah, itu bukan Ozil sebenarnya yang saya kenal, seseorang yang bisa ‘membunuh'” tuturnya.

Sebelumnya, Ozil dan Gundogan memang sempat mendapat kritik keras dari para pendukung Jerman kala kedapatan melakukan pertemuan di Inggris dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan serta memberi sang kepala negara kostum klub mereka masing-masing. Hal ini dianggap sebagai pernyataan politis dan dukungan secara tidak langsung pada Erdogan yang saat itu tengah menjalani masa Pemilihan Umum.

Hal ini rupanya berbuntut panjang dan kemungkinan berimbas pada performa Oezil di Rusia, pasalnya kepala Federasi Sepakbola Jerman, Reinhard Grindel, telah mendesak sang pemain agar segera memberikan pernyataan pada publik tentang maksud perbuatannya tersebut. “Jadi jelas bagi saya bahwa Mesut, sekembalinya ia dari liburan, harus membeberkan pandangannya di hadapan publik. Kami juga ingin menunggu serta melihat bagaimana Mesut bisa terlibat” tukas Reinhard.

Comments