Di akhir pekan ini, Paris Saint-Germain akan merayakan gelar juara mereka di Liga Prancis. Namun itu tidak akan diikuti oleh salah satu bintang lapangan Paris Saint-Germain yaitu Neymar. Karena saat ini dia berada dalam masa hukuman.

Klub raksasa Prancis yaitu Paris Saint-Germain sudah memastikan meraih tropi Liga Prancis musim ini. Mereka memastikannya sejak beberapa pekan lalu. Akan tetapi, secara resmi tim asuhan Thomas Tuchel itu belum mengangkat trofi tersebut. Mereka juga belum merayakan kegembiraan itu dengan para fans PSG.

Trofi paling bergengsi di Prancis itu baru akan diserahkan ke Paris Saint-Germain pada 18/5/2019. Itu tepat pas laga di pekan terakhir yang akan dihadapi Tiago Silva dan kawan-kawan. Dan laga tersebut akan digelar di Parc des Princes Satdion.

Di Stadion kebanggaan PSG itu, setelah pertandingan melawan Dijon mereka akan menggelar pesta kejuaraan. Dan tiket untuk masuk ke Stadion besok, sudah habis terjual sejak beberapa hari setelah acara tersebut diumumkan ke publik.

Namun, Neymar tidak akan ikut memeriahkan pesta tersebut. Dia dikabaarkan mendapat hukuman dari Federasi Sepak Bola Prancis(FFF). Dia Cuma boleh berada di tribune penonton, dan tidak boleh turun ke lapangan.

Pemain yang telah dihukum tidak boleh masuk lapangan. Itu semua adalah peraturan yang dibuat oleh Federasi Sepak Bola Prancis. Jika Neymar melanggar peraturan tersebut, maka pihak PSG menjadi yang terkena hukuman.

Neymar mendapat hukuman tersebut saat dia berkonfrontasi dengan suporter saat menerima medali perak setelah timnya kalah melawan Rennes dengan drama adu penalty. Lalu striker berkebangsaan Brasil itu terkena sanksi tidak boleh main dalam 3 laga.

Ternyata bukan Neymar saja yang mendapatkan sanksi seperti itu. Ada lagi satu pemain yang melakukannya, yaitu Marquinos. Dia juga melakukan hal yang sama seperti Neymar.

Comments