Menurut laporan dari surat kabar GOL, yang dilansir Defensa Central, Real Madrid telah memantau perkembangan gelandang milik Celta Vigo, Renato Tapia, dan dapat mempertimbangkan tawaran di musim panas.

Pemain berusia 25 tahun itu menghabiskan waktunya di Sporting Cristal dan Esther Grande de Bentin di Peru sebelum pindah ke Eropa pada 2013 ketika ia bergabung dengan klub Belanda FC Twente. Setelah hampir tiga tahun di klub, Tapia pindah ke Feyenoord dan juga sempat dipinjamkan ke Willem II sebelum bergabung dengan Celta Vigo musim panas lalu dengan status bebas transfer.

Sejak tiba di Spanyol, Tapia telah menorehkan catatan bagus tentang dirinya, starter dari 23 pertandingan La Liga. Terkenal karena kemampuannya yang merusak di lini tengah, pemain berusia 25 tahun itu juga mampu memberikan assist. Dan penampilannya untuk tim Galicia tampaknya telah membuat Real Madrid tertarik.

Merengues tidak memiliki pelapis Casemiro di slot lini tengah pertahanan, yang berarti pemain Brasil itu harus memainkan setiap pertandingan. Dan ketika dia sedang tidak fit akibat cedera dan skorsing, keseimbangan tim terganggu dengan Zinedine Zidane harus mengganti formasi dan personel untuk menutupi ketidakhadirannya.

Advertisement

Alhasil, Real Madrid mencari seseorang yang bisa menjadi pilihan alternatif jangka panjang untuk Casemiro. Pemain muda Rennes, Eduardo Camavinga, telah banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Santiago Bernabeu.

Tapi label harga 50 juta euro bisa menjadi masalah dengan klub yang mengalami masa sulit secara finansial karena pandemi dan renovasi stadion. Akibatnya, mereka mungkin terpaksa mempertimbangkan alternatif yang lebih murah dalam diri Tapia, yang kabarnya senilai 10 juta euro.

Tapia dikontrak oleh Celta Vigo hingga musim panas 2024. Namun, ketika klub sekelas Real Madrid datang memanggil, para pemain pasti ingin kesana. Sekarang masih harus dilihat apakah Los Blancos terus mengejar gelandang Peru tersebut atau berusaha menandatangani Camavinga.

Advertisement
Comments