Bolazola.com – Jose Mourinho telah menolak kesempatan untuk berbicara dengan Lyon mengenai peran kepelatihan yang kosong, saat ia mencari proyek di klub besar.

Pria asal Portugal itu sudah tidak bekerja sejak dia diberhentikan oleh Manchester United pada bulan Desember 2018 dan banyak dikaitkan dengan pekerjaan Real Madrid, sebelum Zinedine Zidane kembali menjelang akhir musim lalu.

Lyon memecat Sylvinho pada hari Senin satu hari setelah kekalahan 1-0 dalam derby sengit melawan Saint Etienne – kekalahan keempat mereka dalam sembilan pertandingan.

Klub berbasis Ligue 1 belum menggantikan sang pria asal Brasil dan sebuah sumber mengatakan kepada ESPN bahwa, sementara Mourinho bersyukur telah ditawari kesempatan untuk membahas peran di Parc Olympique Lyonnais, itu tidak dianggap cocok.

Presiden Lyon Jean-Michel Aulas kemudian mengonfirmasi hal ini, ketika dia mengatakan: “Selalu sulit untuk mengaitkan percakapan. Kami bertukar pesan teks dan itu membuat saya sadar akan citra yang dimiliki Lyon di mata orang nomor satu di Eropa.

“Tapi dia akan segera melakukan beberapa hal lainnya. Dia menolak tawaran kita untuk bertemu karena dia telah memilih atau akan memilih klub lain.

“Dia punya visi tersendiri dalam hidupnya, itu adalah sebuah keputusan professional dan tidak mengapa.

”Kami yakin akan segera menemukan pengganti yang tepat untuk proyek klub ini, kami akan menjadi juara dalam beberapa waktu kedepan.”

Sumber yang sama menambahkan bahwa Mourinho terbuka untuk kembali ke manajemen di klub top Eropa jika proyek yang tepat muncul.

Musim lalu, Mourinho menolak tawaran manajerial terbesar dalam sejarah sepakbola ketika dia menolak angka sebesar € 100 juta untuk mengelola klub Liga Super China Guangzhou Evergrande.

Lyon finish musim lalu di tempat ketiga klasemen dan banyak yang diharapkan musim ini menyusul pembentukan kembali di belakang layar di mana mantan ikon lini tengah seperti Juninho Pernambucano kembali sebagai direktur olahraga dan mantan bek Arsenal Sylvinho dipekerjakan sebagai manajer.

Namun dengan segala reformasi yang dibuat dari balik layer, tampaknya hal itu tidak menjadi jaminan bahwa pelatih papan atas Eropa akan menukangi Lyon.

Comments