Jose Mourinho

Jose Mourinho menganggap bahwa tugas dengan Manchester United mirip dengan yang dialaminya bersama Real Madrid.

United memiliki keunggulan 8 dibandingkan musim lalu dalam jumlah pertandingan yang sama, ditambah lagi mereka berada di urutan kedua, tertinggal 13 poin dari Manchester City yang memuncaki klasemen.

Mengejar skuad asuhan Guardiola adalah situasi yang ‘akrab’ bagi Mourinho, yang mengambil kepelatihan Madrid pada 2010 lalu dan rekan seprofesinya itu melatih Barcelona.

Dia berhasil membawa gelar La Liga ke Santiago Bernabeu pada musim 2011-12 – kemenangan liga pertama dalam 4 musim – dan mengundurkan diri lebih cepat sebelum Guardiola juga memutuskan pergi dari Barcelona.

Mahkota liga terakhir United diraih dalam perpisahan Alex Ferguson pada musim 2012-13 dan setelah masa era David Moyes dan Louis van Gaal yang buruk, Mourinho merasa dia harus memulai kembali dari nol.

“Saya tahu bahwa itu tidak akan menjadi pekerjaan yang mudah,” kata mantan pelatih Chelsea dan Inter tersebut, yang memiliki kontrak dengan United sampai akhir musim depan. “Saya pernah memiliki pengalaman seperti itu sebelumnya.

“Anda pergi ke klub dengan sejarah besar, di mana orang melihat sejarah dan tidak pada saat ini dan harapannya sangat tinggi tapi pekerjaannya benar-benar sulit. Tapi saya memiliki pengalaman sebelumnya di klub lain. Ketika saya pergi ke Real Madrid, kami berada dalam masa sulit.

“Tidak ada gelar liga selama bertahun-tahun, tidak ada gelar juara selama bertahun-tahun, bahkan tidak ada perempat final Liga Champions. Itu bagus untuk pengembangan saya sebagai manajer, yang merupakan sesuatu yang selalu saya coba lakukan.”

Raihan poin saat ini cukup baik jika dibandingkan musim lalu, terlebih lagi dengan tingkat persaingan lebih ketat, tapi manajer asal Portugal itu tetap merasa optimis dengan bagaimana timnya mengakhiri musim.

“Kami masih ditempat kedua,” manajer berjuluk The Special One itu menjelaskan. “Dengan jumlah poin ini,kita akan menjadi yang pertama di musim lain, tapi kita masih tertahan ditempat kedua, inilah yang harus kita perbaiki.

“Seperti yang saya katakan, satu pertandingan pada satu waktu. Mari kita lihat di akhir musim di mana kita berada.”

Comments