Luka Modric bersikeras julukan ‘Generasi Emas’ tidak menghambat Kroasia dalam persiapan Piala Dunia, menolak anggapan bahwa mereka di bawah tekanan.

Bersama Ivan Rakitic dari Barcelona, Mario Mandzukic dari Juventus dan pemain sayap Inter Milan Ivan Perisic, Modric adalah salah satu pemain paling berbakat yang pernah bermain untuk Kroasia, yang diperkirakan akan memberikan Argentina, Islandia dan Nigeria persaingan ketat di Grup D.

Modric telah mencetak 13 gol dalam 107 penampilan untuk Kroasia sejak membuat debut tahun 2006 dan dia mengatakan kepada wartawan bahwa satu-satunya tekanan di sisi Zlatko Dalic berasal dari dalam skuad itu sendiri.

“Ini bukanlah beban,” katanya tentang julukan ‘Generasi Emas’, dikutip Eurosport. “Mari kita lihat apa yang terjadi setelah Piala Dunia.

“Saya harap tekanan yang Anda sebutkan tidak akan menjadi hambatan. Tetapi ada harapan bagi kita, tetapi pertama dan terutama yang kita harapkan adalah diri kita sendiri lebih dari orang lain.”

Pada usia 32 tahun, Modric memasuki masa senja karirnya dan dia ditanya apakah Piala Dunia 2018 merupakan kesempatan terakhir bagi dirinya, Mandzukic, Rakitic dan Perisic untuk bersinar di panggung terbesar sepakbola.

“Apakah ini adalah kesempatan terakhir atau tidak adalah tidak relevan,” jawab kapten Kroasia itu setelah menjadi penentu pertandingan melawan Nigeria.

“Mari kita fokus pada apa yang penting dan itu adalah pertandingan selanjutnya, dan kemudian pertandingan terakhir.

“Tujuan pertama kami adalah untuk lolos dari fase grup dan saya berharap kami akan membuktikan semua julukan itu benar tentang generasi ini.

“Kroasia selalu memiliki ambisi besar, kami selalu ingin mencapai babak terjauh seperti 1998, tapi untuk jadi juara, siapa yang bisa memastikan dalam sepakbola?”

Gelandang Real Madrid itu menolak untuk membahas keputusan Spanyol yang memecat Julen Lopetegui, yang akan bermain di bawah kepelatihannya di Real Madrid mulai musim 2018-19.

“Saya tahu dia adalah pelatih baru di Real Madrid, tetapi saya hanya memikirkan tim nasional sekarang ini,” tambah Modric. “Untuk musim depan, pastinya saya akan senang dilatih oleh pria yang memberi pengaruh besar.”

Comments