Proses pengambil-alihan klub yang sudah ditunggu-tunggu sebagian besar fans Newcastle akhirnya batal dengan sukses setelah pemilik lama, Mike Ashley, meninggalkan proses negosiasi dengan pihak Amanda Staveley dan perusahaan bisnisnya PCP Partners. Tak hanya sampai di situ, Ashley juga menyebut proses tersebut ‘hanya buang-buang waktu’. Ups!

Seperti yang dilaporkan harian Sky Sports, setelah empat bulan yang melelahkan dan mendebarkan, Mike Ashley sepertinya sudah sangat lelah dengan tarik-mundur dalam proses negosiasi dan memutuskan untuk mengakhiri semua yang berkaitan dengan hal tersebut. Terakhir, Ashley dikabarkan meminta angka 300 juta Pounds namun Staveley bertahan di penawaran terakhir yang berada di kisaran 250 juta Pounds. Kendati hanya 50 juta pounds lebih sedikit, Ashley tidak berminat sama sekali dengan jumlah yang ditawarkan pihak Staveley tersebut.

Alhasil, Newcastle United pun untuk sementara waktu ke depan akan tetap dimiliki oleh Mike Ashley, namun status ‘Dijual’ masih menaungi klub asal Tyneside tersebut. Kabarnya, bertolak belakang dengan para fans klub, pelatih Rafa Benitez justru merasa lega dengan kondisi ini, karena pelatih asal Spanyol tersebut sempat menyatakan kekuatirannya bahwa proses pindah-tangan perusahaan akan menghambat rencana transfernya di bulan Januari. Ketakutan Benitez tersebut sesungguhnya sedikit tak beralasan, karena toh sebelumnya Staveley sudah sempat menyatakan secara pribadi akan mendukung Benitez seratus persen di bursa transfer.

Tapi dengan keputusan Mike Ashley untuk mengakhiri pembicaraan dengan Amanda Staveley dan PCP, kini Newcastle harus menunggu pembeli potensial baru yang akan menyelamatkan neraca keuangan The Toon Armies, untuk ‘masa depan yang lebih cerah dan gemilang’.

 

Advertisement
Comments