Kiper legendaris Iker Casilas belum lama ini mengungkap bahwa ia tidak merindukan masa-masa menjadi pengawal mistar Real Madrid kendati telah membela klub tersebut selama lebih dari dua dekade sebelum akhirnya dilepas begitu saja. Namun dalam hati, pemain jebolan akademi El Real tersebut mengaku akan selalu jadi seorang Madridista.

Casilas kabarnya dipaksa presiden Madrid, Florentino Perez untuk meninggalkan klub tersebut pada tahun 2015 silam hingga harus melanjutkan karirnya di FC Porto. Pada musim keduanya di klub Portugal tersebut, Casilas mampu mempersembahkan gelar Liga Primeira pertama dalam empat tahun terakhir. Kini, ia pun mengaku menikmati karirnya dan tak lagi memikirkan tentang Madrid.

“Saya tidak merindukan Madrid, mereka adalah babak dalam hidup yang harus anda lalui” tutur Casilas seperti dikutip harian AS. “Real Madrid telah memberikan saya segalanya, saya telah memainkan laga-laga hebat, saya memenangkan gelar, saya pernah bermain di tim nasional, saya akan selamanya bersyukur pada Real Madrid” papar Casilas. “Saya masih seorang Madridista (pendukung setia Real Madrid), dan saya menikmati Madrid. Saat anda melihat tim itu menang, itu memberikan anda rasa iri yang sehat, tapi saya juga sangat bahagia dengan orang-orang yang ada disana. Real Madrid juga mengenali anda yang pernah menjadi milik klub dan mereka menyelamati anda tentang hal-hal yang terjadi” ungkapnya panjang lebar.

Dalam kesempatan yang sama, Casilas juga mendoakan yang terbaik bagi Madrid di final Liga Champion mendatang, kendati ia tidak bisa menyaksikan langsung mantan timnya berlaga di Kiev. “Saya tidak akan bisa pergi, saya harap itu akan menjadi pertandingan yang hebat dan Madrid bisa mendapatkan gelar juara mereka yang ke 13 untuk tetap menjadi klub terbaik di dunia” pungkasnya tulus.

Salut untukmu, Saint Iker!

Comments