Penghargaan pencetak gol indah di musim 2017/2018 gelaran kompetisi sepakbola tim Eropa telah diumumkan pada musim 2018/2019 ini. Keputusan FIFA untuk penghargaan Puskas Award musim 2017/2018 tersebut pada akhirnya diberikan kepada Mohamed Salah yang mencetak gol individu saat Liverpool bermain dalam Derby Merseyside di dalam ajang kompetisi Liga Primer Inggris musim 2017/2018. Keputusan FIFA ini sendiri menuai berbagai pertanyaan dari berbagai kalangan yang terkejut, termasuk punggawa Real Madrid Gareth Bale, yang menurutnya Puskas layak menjadi miliknya.

Gareth Bale sendiri menyebutkan bahwa dirinya kesal dengan hasil yang diumumkan oleh pihak FIFA terkait dengan penghargaan gol terbaik sepanjang 2017/2018 ini. Menurutnya, gol salto yang diciptakannya saat Real Madrid berhadapan dengan Liverpool dalam ajang Liga Champions Eropa 2017/2018 musim lalu lebih layak untuk menerima penghargaan Puskas Award ini. Menurut Bale juga, penilaian FIFA terkait dengan penyerahan penghargaan tersebut, terlihat lebih menyempit.

Advertisement

Dalam anugerah bergengsi pencetak gol terbaik Eropa ini sendiri, Gareth Bale menjadi pemain yang difavoritkan untuk bisa mendapatkan raihan penghargaan tersebut. Namun pada akhirnya, tendangan salto dari Bale belum mampu menandingi aksi individu dari Mohamed Salah di musim lalu. Meski Bale menyebutkan bahwa gol yang dicetak oleh Salah adalah salah satu gol terbaik di musim lalu, namun gol tersebut menurutnya belum dapat dianggap untuk memperoleh raihan Puskas Award.

Menurutnya, gol salto yang lahir secara naluri dalam ajang kompetisi bergengsi Liga Champions musim lalu tersebut bersama dengan Real Madrid, merupakan gol terbaik sepanjang karirnya. Selain itu, karena gol tersebut terjadi di dalam lingkup kompetisi yang bergengsi di benua Eropa, menurutnya gol tersebutlah yang harusnya layak untuk mendapatkan penghargaan bergengsi gol terbaik Puskas Award yang diserahkan kepada  para pemain tim-tim Eropa ini.

Advertisement
Comments