Tim nasional Indonesia U-16 telah menunjukkan penampilan menawan ketika berhadapan dengan Iran. Pada pertandingan tersebut, timnas berhasil menumbangkan Iran dengan dua gol tanpa balas. Atas penampilan tersebut, Mempora Imam Nahrawi bahkan telah membandingkan timnas dengan tim idolanya, Real Madrid.

Garuda Muda berhasil meraih kemenangan 2 – 0 atas Iran dalam pertandingan Piala Asia 2018 yang berlangsung di stadion nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur pada Jumat 21/9/2018. Gol cepat oleh Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri serta Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi jadi penentu kemenangan Garuda Muda. Dua bersaudara ini memang menjadi pemain penting dalam skuat arahan Fakhri Husaini.

Bersama 3.430 penonton lainnya, Menpora nampak ikut memadati tribun penonton. Dirinya juga didampingi oleh Raden Isnanta selaku Keputi III Kemenpora. Selain itu dirinya juga ditemani oleh Berliann Marsheilla yang merupakan atlet voli Tanah Air.

Ucapan syukur nampak diungkapkan oleh Menpora atas keberhasilan timnas U-16 meraih kemenangan atas Iran. Menpora pun tidak lupa mendo’akan agar anak asuh Fakhri Husaini bisa lolos menuju Piala Dunia U-17 yang akan berlangsung di Peru pada tahun depan.

Advertisement

Pada pertandingan tersebut, Garuda Muda berhasil menggalang pertahanan dengan solid. Para pemain Iran nampak frustasi sehingga bermain keras. Menpora pun mengaku begitu menikmati permainan yang ditunjukkan oleh timnas U-16. Bahkan, saat melihat timnas U-16 bermain, dirinya teringat akan permainan Real Madrid.

“Masyarakat bola pastinya memiliki klub idaman, begitu pula dengan saya yang selama ini merupakan Madridista. Permainan Real Madrid maupun klub-klub Eropa telah mampu ditunjukkan oleh tim nasional U-16 kita,” ungkap Imam Nahrawi setelah mengunjungi timnas U-16 di Dorsset Grand Subang Hotel, Selangor pada Sabtu 22/9/2018.

“Permainannya begitu apik, rancak, kerjasamanya bagus, tidak ada ego antar pemain, sungguh menghasilkan gebrakan yang mampu mematahkan optimism sekaligus keangkuhan dari tim Iran,” tambahnya.

“Ini harus bisa terus dijaga sebab lawan setelah Iran pastinya tidak akan lebih mudah. Masih ada negara lain yang harus dihadapi. Performa yang bagus serta kemampuan yang lebih baik lagi harus bisa kita tunjukkan,” beber Imam.

Advertisement
Comments