Timnas Indonesia senior kembali meraih kemenangan dalam laga uji coba internasional. Menjamu Tim Nasional Vanuatu, Timnas Indonesia menang telak dengan skor 6-0. Meski meraih kemenangan telak atas Vanuatu, Simon McMenemy mengaku tidak suka atas cara menang Timnas Indonesia senior.

Laga uji coba internasional (FIFA A Match) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/6) malam. Timnas Indonesia senior sendiri menang dengan skor 6-0 atas Vanuatu. Penyerang Timnas Indonesia, Beto menjadi menjadi bintang dengan mencetak 4 gol dan Evan Dimas mencetak 2 gol.

Simon McMenemy memberi tanggapan atas kemenangan Timnas Indonesia senior. Mantan pelatih Bhayangkara FC mengakui tim yang dia latih dapat menguasai laga. Selain itu, Evan Dimas dan kawan-kawan tenang dalam menyerang. Simon McMenemy juga mengklaim Timnas Indonesia dapat mengetahui waktu menyerang dan bertahan.

Disamping memberikan pujian kepada Timnas Indonesia, Simon McMenemy pun memberikan kritik atas penampilan dari anak asuhannya. Simon McMenemy kecewa dengan 3 peluang emas yang di dapat oleh Timnas Vanuatu. Secara terbuka, Simon McMenemy tidak suka dengan kekurangan yang di dapat oleh Timnas Indonesia tadi.

“Kami bisa kuasai pertandingan, tidak buru-buru dalam menyerang, bisa menguasai dengan sabar, kapan menyerang dan bertahan. Kami bisa cetak lebih dari 6 gol, tapi bisa kebobolan 3 gol. Saya tidak suka,” ujar Simon McMenemy usai laga, dikutip dari laman resmi PSSI.

Simon McMenemy mempunyai keyakinan dengan skema permainan yang lebih terorganisir. Terlebih lagi, Timnas Indonesia memiliki deretan pemain yang memiliki kualitas menyerang. Simon McMenemy pun memuji kualitas dari Evan Dimas yang dapat menjadi awal dari serangan Timnas Indonesia. Meski masih memiliki kekurangan, Simon McMenemy percaya Timnas Indonesia sudah tampil baik.

“Saya sebagai pelatih, saya percaya bahwa permainan itu dimulai dari belakang, kenapa? karena di Indonesia ada yang bisa melakukan itu. Kami punya Evan Dimas dan yang lainnya. Kami hanya tinggal meningkatkan kecepatan passing, lalu kecepatan pengambilan keputusan juga mesti diperbaiki lagi. Tapi, secara keseluruhan, kami siap untuk tampil cukup bagus,” tambah Simon McMenemy.

Menyinggung kekalahan dari Yordania pada laga sebelumnya, Simon McMenemy mengakui kekalahan tadi menjadi pembelajaran bagi para pemainnya. Kemenangan atas Vanuatu pun lebih dilihat sebagai perbaikan dalam sisi menguasa pertandingan.

“Ya, kekalahan melawan Yordania membuat kami banyak dapat pelajaran. Dari sini pertandingan bukan kemenangan 6-0 yang kami dapatkan, tapi kita biasa kuasai pertandingan,” pungkas Simon McMenemy.

Usai berlaga pada laga uji coba, pemain Timnas Indonesia akan kembali bergabung dengan klub masing-masing. Selanjutnya Timnas Indonesia akan kembali bertanding dalam laga babak kualifikasi Piala Dunia 2022.

Comments