Vincenzo Montella

Vincenzo Montella memuji para pemain AC Milan karena lolos ke fase gugur Liga Europa, dan sekarang ingin timnya fokus untuk menambah poin di Serie A.

Raksasa Italia tersebut mengalahkan Austria Vienna dengan skor 5-1 untuk kedua kalinya musim ini, dengan duet Andre Silva dan Patrick Cutrone di lini depan berhasil mencetak dua gol masing-masing di San Siro.

Hasil tersebut, dengan AEK Athens bermain imbang 2-2 melawan Rijeka, membuat Milan  mengamankan posisi teratas di Grup D dengan satu pertandingan sisa.

Namun yang menjadi sorotan dari tim asuhan Montella adalah posisi klasemen di Serie A sampai saat ini, sebuah situasi yang diharapkan berubah sebelum akhir tahun ini.

“Ini adalah malam yang sangat positif dan kami akan menghormati pertandingan terakhir di fase grup Liga Europa, karena itulah yang dibutuhkan dari tim bersejarah,” katanya kepada Sky Sport Italia (24/11/2017).

“Berada di puncak klasemen grup adalah tujuan minimum. Kami mencapainya dan sekarang kami mengalihkan fokus untuk pertandingan penting di Serie A.

“Milan sedang dalam proses mendapatkan mentalitas yang tepat, tapi sayangnya kami memperbaiki keadaan saat kami menghadapi tim seperti Juventus dan Napoli, yang jelas lebih unggul dibandingkan kami saat ini.

“Tapi secara keseluruhan, tim ini mampu berbuat banyak hal dan terus menunjukkan perubahan positif. Jadi saya sangat berharap para penggemar bisa lebih bersabar dan terus memberikan dukungan sampai tim ini lebih siap.”

Sedangkan bagi tim tamu, Thorsten Fink (pelatih Vienna) merasa timnya tampil buruk setelah mencetak gol pembuka, meski hasilnya belum sepenuhnya mengakhiri harapan mereka untuk bergabung dengan Milan di babak 32 besar.

Tim berbasis Austria itu dapat memenuhi syarat dengan catatan head-to-head yang lebih baik jika mereka mengalahkan AEK Athens di pertandingan terakhir grup.

“Rencana kami bekerja selama 20 menit. Setelah kami mencetak gol, kami kehilangan kepercayaan diri,” kata Fink kepada UEFA.com. “Kami tidak menyerang lagi dan kami bertahan dengan cara yang mengerikan. Bagaimanapun, saya senang karena harapan kami masih hidup.”

Comments