Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pocchetino belum lama ini mengungkap bahwa Alvaro Morata pernah menolak untuk bergabung di klub tersebut tahun 2015. Alasannya, saat itu striker Spanyol tersebut enggan untuk bersaing memperebutkan posisi di tim utama dengan predator muda Inggris, Harry Kane.

“Morata berbicara mengenai saya, di media dia berkata ‘Mauricio menelpon saya’, itu terjadi sekitar dua tahun lalu” papar Pocchetino kepada Sky Sports. “Dia berkata pada saya : ‘mengapa anda menginginkan saya jika anda memiliki Harry Kane?” bebernya kemudian.

Harry Kane memang tengah menjadi primadona di Eropa, khususnya di mata fans Tottenham. Striker muda itu sejauh ini telah mengemas 75 gol di Liga Primer Inggris dalam tiga musim terakhir.

“Sangatlah sulit untuk meyakinkan pemain yang bagus untuk datang dan berada di bangku cadangan, lalu masalah pun dimulai” Papar juru taktik asal Argentina tersebut memberi pandangan logis.

Persepsi Pocchetino tersebut memang menjadi dilema bagi Spurs, yang memang memiliki kelengkapan skuad memadai. Tottenham saat ini menjadi satu dari segelintir tim Liga Primer Inggris yang belum membuat pergerakan sama sekali di bursa transfer, sementara mereka diharapkan dapat kembali menampilkan performa sebaik musim lalu untuk bertarung memperebutkan gelar juara musim depan.

Adapun Morata sendiri pernah mengakui dirinya terhubung dengan sejumlah klub asal Inggris sebelum resmi bermain untuk Chelsea. “Saya bilang (waktu itu), yeah, saya mau, bahwa jika saya pergi, London hampir pasti menjadi tujuan saya, tapi saya tidak tahu apa yang akan Real Madrid lakukan (di tahun 2016). Saya berbicara langsung dengan Mauricio Pocchetino dan Antonio Conte kendati secara norma, klub harus membuat panggilan kepada ayah atau agen saya (terlebih dahulu)” jelas Morata.

Wah, jika transfer itu terjadi, bisa dibayangkan betapa mengerikannya ujung tombak Tottenham saat ini ya..

 

Comments