Nemanja Matic, Jose Mourinho

Nemanja Matic yakin aura yanga da pada Jose Mourinho dipertahankan oleh kemauannya yang tanpa henti untuk menang setelah menjalani masa sulit sebagai manajer Manchester United.

Tim asuhan Mourinho gugur di 16 besar Liga Champions dari Sevilla beberapa waktu lalu, dengan penampilan buruk yang membuat banyak orang mempertanyakan pilihan dan taktik manajer asal Portugal tersebut.

Namun banyak hal yang membaik ketika United maju ke semifinal Piala FA dengan menaklukkan Brighton & Hove Albion, namun Mourinho sangat pedas dalam penilaiannya atas penampilan timnya dan menuduh timnya “takut” bermain.

Hanya Matic yang mendapat pujian, digambarkan sebagai “kuat dalam kepribadian” saat melawan Seagulls dan pemain asal Serbia itu tetap merendah dan bahkan mengaku hanya mencoba memenuhi standar manajernya.

“Dia istimewa karena dia ingin menang, selalu,” kata Matic pada Sky Sports (22/3/2018). “Anda bisa lihat saat kalah dalam permainan, dia tidak bisa menerimanya. Mungkin itu sebabnya dia memenangkan lebih dari 20 trofi dalam hidupnya.

“Sangat sulit untuk bekerja dengan dia, karena dia selalu menginginkan lebih dan lebih.

“Bahkan jika Anda memenangkan liga, dia ingin menang lagi musim depan, dia seperti ini dan para pemain harus siap untuk itu. Saya suka saat manajer yang selalu menginginkan yang lebih baik untuk selanjutnya, jadi Anda harus selalu memperbaiki diri. Dan perlu dijelaskan bahwa saya menyukai jenis pekerjaan ini, hubungan seperti ini.

“Pada level tinggi di Manchester United, dan dimana saya biasa bermain di Chelsea, para pemain harus siap untuk berjuang lebih keras karena tekanannya besar.

“Semua orang berharap Anda memenangkan setiap pertandingan, tentu saja tidak mungkin, tapi pendukung selalu berharap, tidak masalah jika Anda lelah atau tidak, pendukung menginginkan sepakbola berkualitas tinggi dan ini normal.”

Advertisement

Mourinho telah mengkritik para pemainnya (khususnya Luke Shaw) dan Matic tidak yakin ada banyak pemain yang bisa berkembang dengan tekanan mental yang diberikan manajernya tersebut.

“Saya pikir ini adalah pertanyaan untuknya,” tambah gelandang Serbia itu. “Saya melakukan yang terbaik dan saya senang bekerja sama dengannya, saya senang menjadi bagian dari timnya dan klub ini. Saya pikir dia menghormati apa yang saya lakukan setiap hari, tidak hanya dalam pertandingan, tapi juga dalam sesi latihan dan saya senang untuk itu dan saya akan terus seperti ini.”

Satu-satunya harapan United memenangkan trofi musim ini adalah di Piala FA, di mana mereka akan menghadapi Tottenham di babak semifinal dan di sisi akan ada Southampton atau Chelsea yang menunggu di final.

“Di Premier League, Anda memiliki enam atau tujuh tim yang ingin memenangkan liga, jadi tidak mungkin untuk selalu menang,” tambah Matic.

“Tapi jika kami memenangkan Piala FA, itu bagus meski tidak sempurna. Anda memiliki empat kompetisi di musim ini, jika Anda menang, itu tidak cukup tapi Anda harus selalu melakukan yang terbaik.

“Di Premier League saat Anda berada di empat besar, itu bukan hasil sempurna tapi bagus untuk ke Liga Champions musim depan. Jika Anda memenangkan Piala FA, saya tidak bisa mengatakan ini adalah musim yang sukses, hanya bagus untuk menyelesaikan musim.”

Advertisement
Comments