Bolazola.com – Napoli mengatakan mereka akan mendisiplinkan skuad utama setelah para pemain memilih untuk tidak mengikuti keinginan klub.

Pada hari Senin, presiden klub Aurelio De Laurentiis telah memerintahkan para pemain untuk tetap bersama sampai Minggu – reaksi umum terhadap performa buruk di Italia yang dikenal sebagai ritiro – menyusul kekalahan 2-1 dari AS Roma, yang membuat mereka keluar dari tempat Liga Champions.

Napoli, yang gagal menang di 4 pertandingan terakhir, bermain imbang 1-1 melawan FC Salzburg di Liga Champions pada hari Selasa dan dilaporkan para pemain menolak keputusan De Laurentiis.

“Klub mengumumkan bahwa, sehubungan dengan sikap yang dilakukan oleh para pemain tim utama pada Selasa 5 November 2019, klub akan melanjutkan untuk melindungi hak-haknya atas ekonomi, modal, citra dan hak-hak disipliner di setiap yurisdiksi yang kompeten,” Napoli membuat pernyataan.

“Tercatat bahwa, tanggung jawab untuk para pemain tim pertama yang menjalani hari-hari dalam ritiro diberikan kepada pelatih tim utama Carlo Ancelotti. Klub tidak akan berkomentar lebih lanjut.”

Napoli berada di posisi ke-7 klasemen Serie A (11 poin di belakang Juventus yang memuncaki klasemen) setelah menderita 3 kekalahan dalam 11 pertandingan awal musim ini.

Dan, menyusul kemenangan 2-0 atas Liverpool di pertandingan pembuka Liga Champions, mereka hanya menang sekali sejak itu dan berada di urutan kedua di Grup E.

Dan mengenai apa yang terjadi dengan tim, ditambah lagi beberapa isu yang mengatakan bahwa Ancelotti akan berada dibawah ancaman dengan kursi kepelatihannya, sang pelatih mengatakan: “Ini adalah siklus seperti biasanya.

“Kami memiliki beberapa musim yang konsisten dan menunjukkan determinasi dalam tim, untuk setiap pertandingan. Tapi memang musim ini, kami agak kesulitan. Dalam pelatihan, segalanya berjalan baik dan mentalitas kami juga terjaga.

“Mungkin ini sebuah siklus dan menjadi tantangan untuk membalikkan situasi. Beberapa tidak berjalan sesuai rencana, meskipun kami memiliki persiapan matang.

“Kami tahu tekannanya, begitu juga dengan keinginan presiden. Mungkin ritiro agak menyiksa tapi ini bisa saja menjadi solusi, untuk membuat tim menyamakan visi dan lebih kompak.”

Comments