Menyusul insiden dengan hakim garis, Lionel Messi akhirnya dijatuhkan hukuman larangan bertanding di 4 laga. Diego Maradona disebut secara diam-diam mendukung vonis tersebut, namun ketika dikonfirmasi, legenda Argentina ini menolak mentah-mentah semua tuduhan yang dialamatkan padanya.

Akhirnya teka teki mengenai hukuman terhadap Messi terungkap sudah. Federasi sepakbola Amerika Latin (CONMEBOL), memvonis sang bintang dengan sangsi larangan bertanding di 4 laga. Keputusan ini menuai protes khususnya dari pihak tim nasional Argentina karena berarti mereka harus melalui sisa kualifikasi Piala Dunia tanpa bintang sekaligus kapten andalannya.

Anehnya, nama Diego Maradona mencuat sebagai salah satu pihak yang mendukung hukuman tersebut. Namun saat dimintai keterangan, Maradona menolak mentah-mentah. Ia mengatakan hukuman terhadap Messi sangat berlebihan dan ‘menyakitkan’ baginya.

“Hukuman terhadap Leo Messi adalah berlebihan! Di sepakbola Amerika (American football), mereka berbicara dengan tangan menutupi mulut. (sementara) Insiden Messi dengan hakim garis jelas terlihat” ujarnya berang.

Maradona kemudian juga menghubungkan sangsi tersebut dengan kekalahan Argentina dari Bolivia. “Absennya Messi adalah kunci (kekalahan dari) Bolivia. Hal itu seperti menarik Cristiano Ronaldo dari skuad Portugal. Sungguh menyakitkan bagi saya jika mereka berkata saya memiliki pengaruh pada hukuman larangan bertanding yang dialami Messi/ Saya bersumpah pada Tuhan saya tidak tahu apa-apa” papar Maradona.

Sementara Messi sendiri sudah berkelit ketika ditanya alasan ia memaki hakim garis. Ia mengatakan hanya berbicara kepada ‘udara kosong’ saat mengucapkan hal-hal kurang pantas tersebut.

 

Comments