Mantan pelatih Borussia Dortmund, Peter Stoger, belum lama angkat bicara tentang ulah Pierre Emerick Aubameyang kala sang bintang berupaya keras untuk memaksakan kepindahannya ke Arsenal.

Stoger dipercaya menjadi pelatih Dortmund sejak bulan Desember 2017 hingga akhir musim 2017/2018. Juru taktik asal Austria itu hanya sempat satu bulan menukangi Aubameyang sebelum pemain asal Gabon tersebut merampungkan kepindahan 64 juta Euro nya ke Arsenal di awal tahun ini.

“Dia tidak memberi saya pilihan lain” tutur Stoger membuka kisahnya pada Sport Bild. Dia berlatih dengan baik empat hari dalam seminggu, tapi dengan menggarisbawahi keinginannya untuk ditransfer, dia melewatkan pertemuan tim sebelum laga, atau menolak untuk berlari di latihan terakhir. Kami melakukan sebisa kami untuk menahannya setidaknya setengah tahun, tapi Auba tidak siap untuk itu” paparnya kemudian.

Advertisement

Terlepas dari konfrontasi tersebut, Stoger menegaskan ia tidak memiliki hubungan buruk dengan Aubameyang sama sekali. “Sejujurnya, saya tidak memiliki masalah dengannya, meski ia membuat saya tetap sibuk selama empat minggu” cetusnya setengah berseloroh.

“Tapi Auba secara pribadi meminta maaf pada saya sebelum bergabung ke Arsenal. Dia bilang bahwa perilakunya tidak ada hubungannya dengan pribadi saya dan ia merasakan dukungan dari saya” papar Stoger kemudian.

Saat ini, Aubameyang tengah mengecap kesuksesan bersama Arsenal di Liga Primer Inggris. Bersama Alexandre Lacazette, ia membentuk duet mematikan di lini depan The Gunners asuhan Unai Emery. Aubameyang sendiri telah mencetak total 9 gol dari 12 laga dan berandil besar dalam menempatkan Arsenal di peringkat 4 klasemen sementara.

Advertisement
Comments