Pensiunan kiper asal Brasil, Doni, memberikan pandangannya terhadap pemecatan Claudio Ranieri oleh Leicester City. Doni, yang juga pernah dilatih Ranieri kala membela AS Roma menyebut bahwa pelatih Italia itu memang layak untuk menerima perbuatan tersebut. Lho?

Hal yang menimpa Claudio Ranieri membuat dirinya mendapatkan banyak dukungan dari seluruh penjuru dunia, bahkan pelatih tim rival, Jose Mourinho, sempat mengenakan baju bertuliskan inisial nama sang pelatih dalam sebuah jumpa pers usai pemecatan tersebut. Namun, Doni ternyata punya pandangan lain. Kiper Brasil yang kini telah pensiun tersebut menyebutkan bahwa Ranieri pantas untuk mendapat perlakuan tersebut, ia bahkan mengklaim bahwa sang pelatih bukan merupakan sosok yang jujur.

“Cepat atau lambat, akan datang hal yang pantas kau dapatkan. Kebohongan bersembunyi untuk waktu yang singkat, lalu datanglah kebenaran” ujar Doni berteka-teki.

Tentunya ucapan Doni tersebut bukan tanpa dasar. Ia pernah menjadi anak asuh Ranieri kala The Tinkerman menukangi AS Roma beberapa tahun silam. Saat itu dirinya memang sempat tersisihkan dari tim utama ke bangku cadangan karena Ranieri lebih mempercayakan posisi bawah mistar kepada kompatriotnya yang juga asal Brasil, Julio Sergio.

Para pengamat mengasumsikan bahwa ‘serangan’ tersebut merupakan buah dari kekesalan yang lama dipendam oleh Doni kepada seorang Ranieri, namun tak sedikit pula yang mulai jadi bertanya-tanya. Apakah memang ada ‘sisi gelap’ yang disembunyikan Claudio Ranieri yang tak pernah ditunjukkannya kepada publik?

Ding dong, dilly dong..

Comments