Manchester City memenangkan gelar Premier League untuk ketiga kalinya di bawah asuhan Pep Guardiola setelah Manchester United dikalahkan Leicester City pada Rabu dini hari (12/5/2021).

Hasil di Old Trafford membuat United mengumpulkan 70 poin dari 35 pertandingan, tertinggal 10 poin dari City dengan tiga pertandingan tersisa untuk dimainkan pada musim 2020-21.

Terlepas dari kekalahan kandang oleh Chelsea pada akhir pekan, Manchester City menikmati perubahan haluan yang luar biasa musim ini setelah mengumpulkan 12 poin dari delapan pertandingan yang menjadi awal terburuk mereka sejak musim 2008-09.

Sejak itu mereka telah berada di atas semua lawan dan mencapai puncak klasemen tanpa hambatan.

Setelah kalah dari Tottenham Hotspur pada bulan November, mereka memenangkan 22 dari 27 pertandingan berikutnya, termasuk 15 kemenangan berturut-turut dan rekor 11 kemenangan tandang berturut-turut.

“Ini telah menjadi musim dan gelar Premier League yang berbeda,” kata Guardiola setelah City dipastikan juara. “Ini yang tersulit. Kami akan selalu mengingat musim ini dengan cara kami menang. Saya sangat bangga menjadi manajer di sini dan bersama kelompok pemain ini.

“Mereka sangat istimewa. Untuk melewati musim ini dan menunjukkan konsistensi yang kami miliki adalah luar biasa. Untuk melewati musim ini, dengan semua batasan dan kesulitan yang kami hadapi dan menunjukkan konsistensi, kami luar biasa. Itu tanpa henti.”

Advertisement

Gelar tersebut menandai tonggak terbaru dalam karir gemerlap Guardiola di level klub. Setelah bergabung dengan Manchester City pada 2016, Guardiola mendapatkan gelar liga pertamanya di Etihad Stadium satu musim kemudian, saat ia mendalangi musim yang luar biasa di mana klub selesai dengan raihan 100 poin.

City mempertahankan gelar mereka musim berikutnya, ketika pasukan Guardiola mengalahkan Liverpool dalam perburuan gelar, finish dengan 98 poin sekaligus satu poin di atas tim asuhan Jurgen Klopp. Selain gelar juara liga domestik, Guardiola juga telah mengangkat Piala EFL empat kali berturut-turut, serta Piala FA pada 2019.

Keberhasilan Guardiola di City juga berarti dia telah memenangkan tiga gelar liga di setiap divisi yang dia kelola, menyusul kemenangannya di La Liga bersama Barcelona dan Bundesliga bersama Bayern Munich.

Manchester City memiliki tiga pertandingan liga tersisa melawan Newcastle, Brighton dan Everton, sebelum perhatian tertuju pada final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Gelar liga terbaru membuat mereka meraih tujuh secara total, dengan Manchester United masih unggul dengan koleksi 20 gelar.

Advertisement
Comments