Bolazola.com – Luis Enrique telah menganggap Robert Moreno sebagai “sosok yang tidak loyal” ketika ditunjuk untuk kembali melatih tim nasional Spanyol.

Moreno mengambil alih kepelatihan sementara di tim nasional pada bulan Maret ketika putri Luis Enrique didiagnosis kanker tulang, sebelum diangkat secara penuh waktu di bulan Juni.

Moreno meninggalkan pekerjaan tersebut pekan lalu setelah Spanyol menyelesaikan kualifikasi untuk Euro 2020 dengan kemenangan 5-0 atas Rumania, dengan presiden federasi sepakbola Spanyol Luis Rubiales mengatakan: “Sudah jelas bahwa ketika Luis Enrique ingin kembali, dia bisa melakukannya.”

Berbicara pada konferensi pers di markas tim nasional di Las Rozas, Luis Enrique mengatakan: “Saya merasa berkewajiban untuk memberikan lebih banyak penjelasan daripada yang saya inginkan, karena kontroversi ini telah dihasilkan oleh seseorang yang bekerja dengan saya selama bertahun-tahun.

“Saya mengadakan pertemuan dengan Robert Moreno pada 12 September. Itu satu-satunya kontak yang pernah saya lakukan dengannya. Kami bertemu selama 20 hingga 30 menit di rumah saya.

“Jelas dia ingin melatih di Euro. Itu tidak mengejutkan, saya melihatnya datang, saya mengerti ambisinya. Tetapi bagi saya itu bukan sikap yang loyal.

“Saya tidak ingin orang seperti itu menjadi bagian staf kepelatihan. Ini cacat besar. saya mengerti posisinya, tapi saya tidak akan pernah membagikannya.”

Luis Enrique telah diberi kontrak sampai Piala Dunia 2022 di Qatar dan staf kepelatihannya akan tetap sama, kali ini tanpa nama Moreno.

Advertisement

Ketika ditanya pekan lalu apakah hubungan mereka memburuk, Moreno mengatakan kepada wartawan: “Saya tidak tahu, tanyakan padanya. Yang terbaik adalah tetap di antara kami. Saya tidak punya apapun untuk dikatakan, karena saya tidak berpikir itu akan terjadi.”

Era kepemimpinan Rubiales telah melihat pergantian lima pelatih Spanyol dalam 17 bulan terakhir, dengan Luis Enrique diperkenalkan pada hari Rabu di ruang yang sama dengan presentasi pertamanya pada bulan Juli 2018.

Dia terpaksa meninggalkan tim pada malam kualifikasi kejuaraan Eropa melawan Malta pada bulan Maret setelah putrinya didiagnosis penyakit parah. Dia meninggal pada bulan Agustus pada usia sembilan tahun.

“Saya bukan orang jahat di sini, tapi saya juga bukan orang baik,” kata Luis Enrique tentang jabatan pelatih yang kembali.

“Saya tidak menyesali apapun, tetapi saya tidak merasa bangga melihat orang menderita. Saya merasa bertanggung jawab. Itulah kenyataan dan bagian dari kesalahan adalah milik saya.”

Luis Enrique akan menghadiri undian penyisihan grup Euro 2020 hari Sabtu di Bucharest, tempat dimana Spanyol akan diunggulkan.

Advertisement
Comments