Joachim Low percaya tim-tim terbaik di Piala Dunia akan memiliki motivasi ekstra untuk menghentikan Jerman dan mencegahnya menjadi pelatih pertama dalam 80 tahun untuk memenangkan trofi terbesar dari kompetisi ini untuk kedua kalinya.

Setelah membimbing Jerman meraih kemenangan Piala Dunia 2014 di Brasil, tim asuhan Low mencapai semifinal Euro 2016 dan memenangkan Piala Konfederasi 2017. Mereka adalah tim peringkat teratas di dunia jelang turnamen ini.

Pelatih berusia 58 tahun itu, yang sedang mempersiapkan skuadnya untuk pertandingan Grup F melawan Meksiko, Swedia, dan Korea Selatan, mengatakan bahwa tim-tim besar di turnamen akan berusaha sekeras mungkin untuk mengalahkan anak buahnya.

“Jika Anda adalah juara dunia, pemenang Piala Konfederasi dan nomor tiga di dunia selama tiga atau empat tahun, maka Anda akan diburu secara khusus,” katanya kepada SID.

“Setiap tim ingin menggulingkan juara bertahan, dan itu adalah tantangan kami sebagai pemenang sebelumnya.”

Harapan Low adalah meniru pelatih terakhir yang berhasil mengangkat trofi Piala Dunia dua kali beruntun – Vittorio Pozzo dengan Italia pada 1934 dan 1938 – tetapi berpikir lawan-lawan Jerman telah tumbuh semakin kuat dalam empat tahun terakhir.

“Prancis menjadi lebih baik, Spanyol juga telah membaik, Brasil dan Argentina juga,” tambahnya

“Menjadi juara dunia sekali lagi sangat berarti bagi saya, dan tentu saja itu akan menjadi sesuatu yang bersejarah. Tetapi saya juga merasakan sedikit kerendahan hati atas keseriusan target itu.

“Segala sesuatu harus benar untuk memenangkan gelar, dan pada titik tertentu faktor-faktor lain akan memainkan peran mereka juga, karena tim-tim lainnya juga serupa dalam hal kualitas.

“Hal-hal kecil dapat memiliki efek yang sangat besar, dan saya harus menentukan cara apa yang akan kami mainkan untuk mencapai final.”

Dan Low juga ditanya tentang pilihan timnya, dimana ada beberapa kontroversi tentang siapa saja yang tidak dimasukkannya ke dalam skuad akhir 23 pemain.

“Memilih akan selalu menyulitkan, karena saya tahu semua pemain memiliki bakat dan kemampuan yang sangat baik,” Low menjelaskan. ” Tapi kadang untuk kebaikan tim ini, saya harus menemukan siapa saja yang bisa menyesuaikan diri dengan strategi, tujuan tim.

“Ini adalah tanggung jawab besar dan saya tidak ingin mengambil resiko dengan pilihan-pilihan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.”

Comments