Lorenzo Pellegrini

Gelandang Italia, Lorenzo Pellegrini, memuji ambisi Luigi Di Biagio untuk mewujudkan “semangat Italia” saat ia berusaha mengamankan pekerjaan saat ini dengan status permanen.

Di Biagio diangkat sebagai pelatih sementara Italia pada awal Februari setelah pemecatan Gian Piero Ventura pada bulan November.

Ventura sendiri diberhentikan setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1958.

Di Biagio mengambil alih pertandingan pertamanya melawan Argentina pada Jumat lalu, pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 2-0 karena gol dari Ever Banega dan Manuel Lanzini.

Antonio Conte sendiri menjadi favorit untuk mengambil pekerjaan yang ada saat ini dengan posisinya di Chelsea tampak semakin genting. Meskipun begitu, Pellegrini memuji kepribadian Di Biagio dalam mengamankan posisinya.

“Dia sangat dekat dengan kami,” Pellegrini mengatakan kepada wartawan pada konferensi per, dikutip ESPN (27/3/2018).

“Dia tidak peduli jika kami memanggilnya bos atau yang lain. Dia sangat ambisius dan memiliki keinginan untuk meningkat lebih banyak. Dia mewujudkan semangat Italia dan ingin membuat langkah berikutnya, tidak hanya dari perspektif sepakbola.

“Ada banyak hal yang tidak bergantung hanya pada kami atau pelatih. Kami harus melakukan apa yang diminta pelatih dari kami dalam membantu kami untuk berkembang.

Advertisement

“Kami juga harus saling mengenal satu sama lain lebih baik dan membuat tim yang dapat membawa Italia kembali ke tempat yang seharusnya. Itulah yang utama.”

Italia menunjukkan tanda-tanda menjanjikan ketika kalah dari Argentina, tetapi Pellegrini bersikeras bahwa mereka memiliki banyak hal yang bisa diperbaiki secara “teknis”, sebelum menyebutkan para pemain seperti Fabricio Bustos, Giovani Lo Celso dan Lanzini adalah sosok yang hilang dari Azzuri.

“Hal ini sedikit mengecewakan dan cukup pahit,” gelandang milik AS Roma itu menambahakn. “Semua tim yang kami hadapi terlihat lihai mengoper bola.

“Kami harus meningkatkan banyak hal dalam hal kualitas teknis yang kami miliki. Kami harus menikmati diri kami sendiri dan meningkatkan beberapa lainnya, mencari cara untuk mendapat hasil terbaik melawan siapapun.

“Pemain seperti Bustos, Lo Celso dan Lanzini tidak memiliki sesuatu lebih banyak dari kami, termasuk pengalaman internasional, tapi mereka punya karakter dan mungkin kami kurang dalma hal itu.”

Advertisement
Comments