Ketidakjelasan masih melanda sepakbola Indonesia. Pandemi Covid-19 membuat Liga 1 2020 ditunda hingga 7 bulan lebih. Secara terbuka, Andri Muliadi, mengaku kecewa dengan ketidakpastian Liga 1 2020 saat ini.

Liga 1 2020 yang tidak pasti, membuat klub ‘gundah gulana’. Sambil menunggu kepastian kompetisi, manajemen dan tim pelatih Borneo FC memutuskan untuk menghentikan sementara latihan bersama Borneo FC.

Pemain Borneo FC, Andri Muliadi, secara terbuka mengaku kecewa dengan penundaan dan ketidakpastian Liga 1 2020. Andri Muliadi mengklaim pemain sudah bersiap 2 bulan lebih. Namun, hingga saat ini, kompetisi Liga 1 2020 masih belum pasti.

“Saya sebagai pemain tentunya pasti sedikit kecewa ya, karena kami sebagai pemain sudah melakukan persiapan selama kurang lebih dua bulan, terus dapat kabar pertandingan ditunda dan sampai sekarang belum ada kejelasan yang pasti dari operator liga kapan bisa digulirkan kembali liga kita ini,” ujar Andri Muliadi, dikutip Bolazola dari laman resmi Borneo FC.

Andri Muliadi mengklaim pemain dirugikan dengan penundaan Liga 1 2020. Andri Muliadi menegaskan pemain membutuhkan kompetisi. Andri Muliadi menilai pemain membutuhkan kompetisi untuk berkembang.

“Dengan kejadian seperti ini kami sebagai pemain juga sangat dirugikan karena kami pemain ini pastinya sangat membutuhkan kompetisi karena kami sebagai pemain bisa berkembang dan berprestasi hanya lewat kompetisi yang sehat. Tapi apa boleh buat, inilah yang terjadi sama kita sekarang,” lanjut Andri Muliadi.

Comments