Usulan Liga 1 2020 akan di pusatkan di pulau Jawa mendapatkan respon dari klub peserta. Soal wacana PSSI ini, Borneo FC setuju dengan usulan ini. Borneo FC minta semua pihak untuk menerima keputusan ini.

Awal bulan Juli 2020 lalu, PSSI sudah membuat keputusan untuk melanjutkan Liga 1 2020. PSSI pun membuat beberapa format baru kompetisi. Salah satunya adalah dengan menggelar Liga 1 2020 di pulau Jawa.

Klub peserta Liga 1 2020 pun sudah memberikan respon atas usulan ini. Borneo FC menjadi salah satu klub yang merespon atas usulan ini. Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin, mengakui keputusan ini berat. Namun, Borneo FC sepakat dengan usulan ini. Nabil Husein Said Amin pun meminta pihak lain untuk menerima usulan ini.

“Memang keputusan yang berat. Kami tidak bisa bermain di Samarinda. Tapi melihat situasi agar lebih efisien, bertanding di Jawa sudah tepat. Semua harus menerima,” ucap Nabil Husein Said Amin, dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.

PSSI pun akan membantu klub untuk menggelar swab test sebelum Liga 1 2020 bergulir. Nabil Husein Said Amin pun mengaku bersyukur dengan kebijakan PSSI ini.

“Informasi yang kami terima, tes kesehatan diakomodasi PT LIB. Alhamdulillah tidak memberatkan klub,” lanjut Nabil Husein Said Amin.

Sebelum Borneo FC menggelar latihan, Nabil Husein Said Amin menegaskan Borneo FC akan menggelar latihan bersama. Sebelum latihan bersama, Borneo FC akan menggelar swab test.

“Ya ini risiko klub yang harus diambil sebelum berlatih bersama. Jujur saya iri sengan tim di daerah lain. Mereka mendapat perhatian pemerintah dalam melalukan tes kesehatan,” sambung Nabil Husein Said Amin.

Comments