(AP Photo/Lalo R. Villar)

Performa Real Madrid di kancah La Liga belum kunjung membaik hingga saat ini. Terakhir, Los Blancos harus rela berbagi angka 2-2 dengan Celta Vigo dan tercecer di posisi empat klasemen sementara.

Bertandang ke Stadion Balaidos, kandang kebanggaan Celta, Madrid bahkan harus tertinggal lebih dahulu oleh gol Daniel Wass sebelum Gareth Bale mencetak dua gol cepat untuk membalikkan keadaan. Sayangnya, kelengahan Madrid harus dibayar mahal dengan gol Maxi Gomez; delapan menit sebelum laga usai.

Hasil tersebut tentu bisa dikatakan buruk bagi tim sebesar Real Madrid; bahkan jika ditarik sedikit ke belakang, Madrid telah gagal meraih poin penuh di empat laga tandang terakhirnya. Selepas ditaklukkan Girona dengan skor 2-1, Madrid tiga kali bermain imbang kala meladeni Atletico Madrid (1-1), Athletic Bilbao (0-0) dan terakhir di tangan Celta Vigo (2-2). Hal ini menyamai pencapaian terburuk Madrid yang terakhir dibuat pada tahun 2008; nyaris satu dekade silam!

“Ini seperti apa yang terlihat dari luar, kami sedih, marah dan merasa tengah tenggelam” ujar salah satu punggawa Madrid, Marcelo kepada media Reuters. “Ini merupakan situasi terburuk yang pernah saya alami selama membela klub ini” tuturnya kemudian.

Saat ini, Real Madrid tertahan di posisi empat klasemen sementara dengan 32 poin dari 17 kali bertanding. Sementara sang rival bebuyutan Barcelona masih nyaman bercokol di puncak dengan 48 poin dari 18 laga. Bahkan saingan sekota; Atletico Madrid, menduduki posisi lebih tinggi, yakni di peringkat dua dengan 39 poin.

Jika hal ini terus berlanjut, maka Madrid bisa mengulang ‘mimpi buruk’ musim 2012 / 2013 dimana mereka akhirnya gagal menjadi juara dan tertinggal 15 poin dari Barca di akhir musim.

Bursa transfer masih terbuka lebar, mungkin alih-alih lempar handuk, sudah saatnya bagi pelatih Zidane untuk mengubah kebijakan ‘pengutamaan pemain muda’ nya dan merogoh kocek sedikit dalam demi mendatangkan satu atau dua bintang yang sudah teruji kualitasnya?

Comments