Jonny Evans telah menyelesaikan transfernya dari West Brom yang terdegradasi ke Leicester City dengan kontrak tiga tahun.

Mantan bek tengah Manchester United itu tampil mengesankan selama tiga tahun di The Hawthorns dan telah sangat terkait dengan Arsenal dan Manchester City musim lalu.

Tapi musim 2017-18 adalah bencana bagi West Brom, karena mereka terdegradasi dari Premier League meskipun sempat berjuang untuk bertahan di papan atas Inggris dibawah kepelatihan Darren Moore menyusul pemecatan Alan Pardew.

Meskipun penampilannya stabil di lapangan, Evans memiliki beberapa masalah karena ia adalah salah satu dari empat anggota skuad yang terlibat dalam insiden di Barcelona pada bulan Februari.

Evans, Gareth Barry, Boaz Myhill dan Jake Livermore dipaksa untuk meminta maaf setelah mereka melanggar jam malam klub dan diduga telah “meminjam” taksi, meskipun penyelidikan hukum tidak dapat mengungkapkan bahwa mereka bersalah karena kurangnya bukti.

Pemain internasional Irlandia Utara itupun sekarang berharap bisa membawa kesuksesan di King Power Stadium, dimana ia juga memuji ambisi Leicester City.

Berbicara kepada situs resmi klub, pemain berusia 30 tahun itu mengatakan: “Sangat menyenangkan bisa bergabung dan saya senang semuanya sudah diselesaikan. Ketika kesempatan ini muncul, ini adalah salah satu yang tidak bisa saya tolak.

“Ini klub yang sangat ambisius, pemiliknya ambisius dan semua orang ingin mendorong klub ke depan. Saya berharap dapat memberi banyak hal kepada tim dan klub.

“Ini tempat yang bagus untuk bermain sepakbola, para penggemar benar-benar berada di belakang tim dan para pemain fantastism sehingga ini semua faktor yang membuat saya ingin menjadi bagian klub sepakbola ini.”

Meskipun Evans bergabung dengan biaya yang tidak diungkapkan, klausul pelepasan dalam kontraknya di West Brom berarti Leicester secara tidak langsung menebus angka £ 3,5 juta, jauh lebih kecil daripada biaya yang telah diminta dari Manchester City pada bulan Agustus. .

Evans adalah rekrutan kedua untuk sisi pertahanan Leicester menjelang musim baru setelah Ricardo Pereira tiba dari Porto, bersatu kembali dengan mantan pelatih Nice Claude Puel.

Comments