Tim nasional Belanda mengenakan kaus bertuliskan “Sepak bola mendukung perubahan” dalam pernyataan yang jelas tentang hak asasi manusia di Qatar, menjelang pertandingan kualifikasi Grup G melawan Latvia.

Matthijs de Ligt mengatakan sebelum pertandingan bahwa timnas Belanda ingin membuat pernyataan tentang situasi hak asasi manusia di Qatar, dengan mengatakan “ini adalah situasi yang sangat sulit dengan hak-hak pekerja di sana”.

Aksi Belanda sebelum pertandingan di Johan Cruyff Arena menyusul ungkapan dukungan para pemain Norwegia dan Jerman terhadap hak asasi manusia menjelang pertandingan pertama kualifikasi Piala Dunia pada Rabu dan Kamis.

Timnas Jerman berbaris dengan kaus hitam, masing-masing dengan satu huruf putih yang bertuliskan “HAK ASASI MANUSIA” jelang kemenangan 3-0 melawan Islandia di Grup J.

Leon Goretzka mengatakan para pemain Jerman telah mengikuti jejak Norwegia dan bahwa mereka ingin membuat pernyataan tentang Piala Dunia 2022. Para pemain Norwegia mengenakan kaus bertuliskan: “HAK ASASI MANUSIA” dan “Hormat di dalam dan di luar lapangan” sebelum pertandingan melawan Gibraltar di Grup G pada hari Rabu.

Sedangkan pihak pemerintah Qatar menanggapi: “Kami telah meningkatkan standar kesehatan dan keselamatan bagi pekerja, memperkuat kapasitas pengawas ketenagakerjaan, meningkatkan hukuman bagi perusahaan yang melanggar hukum, dan bekerja dengan pemerintah pengirim tenaga kerja untuk mengatasi praktik perekrutan yang eksploitatif sebelum pekerja tiba di Qatar. Program reformasi ketenagakerjaan kami telah menangani masalah di semua tahap siklus migrasi dan mencapai hasil yang signifikan.”

Advertisement

Kode disiplin FIFA menyatakan pemain dan federasi dapat menghadapi tindakan disipliner dalam kasus “menggunakan acara olahraga untuk demonstrasi yang bersifat non-olahraga”.

Namun FIFA belum membuka kasus terhadap Norwegia atau Jerman atas tindakan mereka.

Tim nasional Norwegia kembali menyinggung tentang hak asasi manusia menjelang pertandingannya melawan Turki di Malaga, Spanyol. Para pemainnya melepas jaket sat menyanyikan lagu kebangsaan dan memperlihatkan kaus putih dengan pesan “HAK ASASI MANUSIA Di dalam dan di luar lapangan ‘, tetapi kali ini meminta lebih banyak tim untuk bergabung dengan mereka.

Kaus tersebut juga bertuliskan nama Norwegia dan Jerman dengan tanda centang di sampingnya dan pertanyaan “Selanjutnya?”.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan pekan lalu bahwa Qatar telah membuat kemajuan secara sosial karena menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Advertisement
Comments