Madura United menjadi salah satu klub yang setuju dengan pembatalan Liga 1 2020. Usai pembatalan kompetisi ini, Madura United menegaskan mereka akan menunggu rencana PSSI dan PT LIB sebelum mempersiapkan tim.

Liga 1 2020 sudah tertunda 10 bulan lebih. Kompetisi kasta tertinggi di Liga Indonesia ini, baru masuk pekan ketiga. Akibat pandemi Covid-19, Liga 1 2020 sudah tertunda sejak bulan Maret 2020 lalu.

Klub Liga 1 sempat mendapat ‘angin’ segar soal rencana Liga 1 akan kembali dihelat pada bulan Oktober 2020 lalu. Hanya saja, beberapa hari sebelum kompetisi dihelat, pihak keamanan tidak memberikan izin keamanan. PSSI dan PT LIB pun kembali menunda Liga 1 2020 ditunda.

Awal pekan ini, PSSI memutuskan untuk membatalkan Liga 1 2020. Pembatalan ini datang usai PT LIB memberikan alasan terkait kegagalan Liga 1 2020 gagal dihelat. Pembatalan ini mendapat persetujuan dari klub Liga 1.

Advertisement

Direktur PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq, menilai klub Liga 1 kini mendapat kepastian usai kompetisi dibatalkan. Zia Ul Haq mengakui klub sempat terkunci saat Liga 1 akan dilanjutkan.

“Klub peserta Liga 1 memiliki kepastian untuk rencana selanjutnya tanpa terkunci dengan klausul Liga 1 2020 yang selama ini selalu direncanakan akan dilanjutkan,” ucap Zia Ul Haq, dikutip Bolazola dari laman resmi Madura United.

Soal langkah selanjutnya dari Madura United, Zia Ul Haq menegaskan pihak Madura United akan menunggu rencana PSSI dan PT LIB soal kompetisi baru. Madura United hanya akan mempersiapkan tim jika ada kepastian dari pihak PSSI dan PT LIB.

“Langkah-langkah Madura United untuk persiapan Liga 1 2021 dalam posisi menunggu rencana PSSI dan LIB. Jadi, sementara Madura United belum akan bertindak untuk persiapan Liga 1 kepastian regulasi.” pungkas Zia Ul Haq.

Advertisement
Comments