Piala Indonesia 2018 resmi bergulir. Ajang yang mempertemukan klub-klub yang berbeda kasta ini, memulai kiprahnya di babak 128 besar. Salah satu klub yang baru memulai kiprah di Piala Indonesia 2018 adalah Persib Bandung. Klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini menantang PSKC Cimahi, di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, Rabu (15/8/2018).

PSKC Cimahi sendiri merupakan klub dari Liga 3. Sengketa jadwal antara pihak Persib Bandung dengan pengelola Piala Indonesia, membuat “Maung Bandung” hanya memainkan para pemain “lapis kedua”. Sosok-sosok pemain yang jarang bermain di Liga 1 seperti Atep, Airlanggga, I Made Wirawan hingga Tony Sucipto.

Selain memainkan para pemain tadi, Mario Gomez sebagai pelatih Persib, juga memainkan para pemain muda seperti Wilman Ramadhan, Sabil, Muchlis hingga Puja Abdilan. Mario Gomez sendiri tetap memakai skema 4-4-2, skema andalan Mario Gomez di Liga 1.

Sementara itu, PSKC tetap memainkan para pemain utama mereka. Meski lebih diunggulkan, PSKC tetap tampil spartan sepanjang laga. Melawan klub seperti Persib menjadi kesempatan baik untuk menguji kualitas pemain PSKC Cimahi.

Meski sempat diremehkan, permainan PSKC di luar dugaan dapat merepotkan Persib Bandung. Menurunkan para pemain lapis kedua dan para pemain muda, permainan Persib tampak kesulitan melawan determinasi permainan PSKC Cimahi.

Advertisement

Diluar dugaan, PSKC yang tampil menyerang, dapat unggul terlebih dahulu pada menit ke-10 melalui gol dari Denna Nugraha. Tersentak karena kebobolan terlebih dahulu, Persib Bandung mulai bermain lebih kedepan.

Dimotori oleh pergerakan dari Eka Ramdani sebagai jenderal lapangan tengah, permainan Persib kian panas menjelang paruh akhib babak pertama. Setelah menekan terus-menerus melalui pergerakan dari Agung dan Muchlis dari sisi sayap, akhirnya Persib Bandung berhasil mencetak gol balasan melalui kaki dari Airlangga Sucipto pada menit ke-34.

Memasuki babak kedua, permainan Persib Bandung kian menyerang. Melalui kerja keras tiada henti, akhirnya Persib Bandung berbalik unggul melalui sepakan kaki Atep pada menit ke-66. Pelanggaran handsball yang dilakukan oleh pemain PSKC membuat Persib mendapat hadiah tendang bebas di depan gawang dan Atep dapat mengeksekusi bola dengan indahnya tanpa dapat dihalau oleh kiper PSKC.

Meski PSKC kemudian berbalik menyerang, namun skor 2-1 tetap bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. Kemenangan 2-1 ini membawa Persib Bandung melaju ke babak 64 besar Piala Indonesia. Kemengan yang baik karena Persib Bandung belum bisa memainkan para pemain utama yang sudah diberi libur oleh Manajemen Persib Bandung.

Advertisement
Comments