Kiprah cemerlang AS Monaco musim ini tak lepas dari peran sejumlah pemain muda mereka, salah satunya Kylian Mbappe. Striker berusia 18 tahun itu terus menunjukkan kelasnya sebagai penggedor gawang handal masa depan dengan torehan gol-golnya.

Rupanya penampilan Mbappe kala timnya menghempaskan Manchester City di Liga Champion bukanlah ‘one night show’ semata. Pada lanjutan pekan ke 30 Ligue 1, Mbappe berhasil menghantar timnya meraih kemenangan telak 3-0 atas Caen. Pada pertandingan tersebut, Mbappe mencetak dua gol dan membuat timnya mendapat hadiah penalti berkat aksi individunya yang membuat bek Caen terpaksa menarik rem darurat.

Mbappe juga menorehkan prestasi membanggakan sebagai pemain termuda dalam 30 tahun terakhir yang mampu mencetak 13 gol di Ligue 1 Prancis, mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Thierry Henry. Tak heran publik pun menjuluki Mbappe sebagai penerus Henry, terlebih jika melihat kesamaan postur dan teknik permainan kedua striker tersebut.

Dengan performa yang semakin menanjak, Mbappe pun kini menjadi incaran klub-klub besar Eropa, terutama Liga Inggris yang memang menggemari penyerang seperti dirinya. Namun Mbappe menepis semua spekulasi dan mengatakan dirinya ingin fokus berlatih dan mengasah kemampuan. “Maaf, tapi saya tidak tertarik melihat apa yang diberitakan media Inggris. Saya ingin tetap tenang di bawah sorotan publik saat ini” ujar Mbappe. “Saya mencoba berlatih setiap hari untuk memperbaiki permainan saya dan mencoba menerapkan hasil latihan saat saya bermain” imbuhnya kemudian.

Mungkin memang belum saatnya bagi Mbappe untuk menaklukkan dunia, namun kiprahnya menarik untuk diikuti. Apakah ia akan menjadi sebesar pendahulunya, Thierry Henry, atau malah mengikuti jejak para ‘bintang jatuh’ lainnya dan menjalani karir semenjana? Kita tunggu terus aksimu, Mbappe!

 

Comments