Penundaan kompetisi Liga 1 2020 membuat klub dan pemain dilanda ketidakpastian. Memberikan informasi soal mental pemain Persik Kediri, Faris Aditama memastikan pemain Persik Kediri tetap bersemangat dalam menjalani latihan.

PSSI dan PL LIB baru saja menggelar pertemuan luar biasa klub atau Extraordinary Club Meeting di Yogyakarta, Selasa (13/10). Tercatat, sebanyak 18 klub Liga 1 dan 24 klub Liga 2 hadir dalam meeting ini.

Pertemuan ini digelar paska Liga 1 2020 gagal dihelat pada awal bulan Oktober 2020 lalu. Klub peserta Liga 1 dan 2 memberikan anspirasi mereka soal kelanjutan kompetisi. Pada kegiatan tersebut klub sepakat untuk dilanjutkannya kompetisi pada 1 November 2020 mendatang. Namun, POLRI sudah memberi penegasan tak akan memberikan izin keramaian apa pun selama masa Pilkada, termasuk soal Liga Indonesia.

Pemain Persik Kediri, Faris Aditama, memberikan komentar atas kondisi pemain Persik Kediri paska penundaan kembali kompetisi.

Faris Aditama menegaskan pemain Persik Kediri masih bersemangat menjalani latihan. Pemain disebut tetap menghormati kontrak dan menjalani latihan dengan normal.

“Ya alhamdulillah sampai sekarang teman-teman latihan semangat sampai saat ini. Sambil menunggu kejelasan kompetisi. Karena kita juga profesianal terikat kontrak, jadi apapun keadaanya kita latihan normal seperti biasanya,” ujar  Faris Aditama, dikutip Bolazola dari laman resmi Liga Indonesia.

Faris Aditama pun yakin pemain lebih bersemangat berlatih jika kompetisi dilanjutkan. Kejelasan kompetisi menjadi hal yang diinginkan pelatih.

“Kalau sudah pasti dilanjutkan anak-anak pastinya tambah semangat dalam berlatih untuk menatap Liga 1,” tutup  Faris Aditama.

Comments