Keadan sepakbola Indonesia masih belum jelas. Kondisi ini membuat pemain sedikit kebingungan. Dibandingkan bermain tarkam, Uston Nawawi lebih mengusulkan pemain untuk membuka usaha sendiri.

Liga Indonesia sudah libur sejak bulan Maret 2020 lalu. Kompetisi dihentikan akibat pandemi Covid-19. Kondisi ini membuat pemain dibuat berada dalam kondisi ketidakpastian.

Pemain sendiri banyak yang memilih untuk ikut pertandingan tarkam demi dapat penghasilan. Keadan ini turut mendapat perhatian dari Uston Nawawi, mantan pemain Persebaya dan Timnas Indonesia.

Uston Nawawi mengaku pernah ikut tarkam di tahun 2015 di saat Indonesia terkena banned dari FIFA. Namun, di saat ini, semua kegiatan olahraga dilarang.

“Awal-awal vakum kompetisi 2015 saya sempat ikut tarkam. Alasannya tentu untuk menjaga kondisi dan menambah penghasilan. Kan waktu itu tidak ada kegiatan sepak bola, mirip lah kondisinya seperti sekarang. Bedanya kalau sekarang kan semua kegiatan olahraga dilarang” beber Uston Nawawi, dikutip Bolazola dari laman resmi Persebaya Surabaya.

Uston Nawawi pun turut paham dengan pemain yang ikut tarkam. Namun, Uston Nawawi memberikan usulan kepada pemain untuk membuka usaha. Uston Nawawi mengakui ikut pertandingan tarkam sangat beresiko kepada pemain profesional.

Advertisement

“Saya bisa paham pilihan pemain yang main tarkam. Tapi kalau bisa ya cari yang lain saja. Karena untuk pemain profesional, tarkam banyak resikonya. Kalau saya dulu kan sudah jauh lewat masa emas waktu main tarkam,” lanjut Uston Nawawi.

Uston Nawawi menilai buka usaha karena ada media sosial yang bisa membantu. Uston Nawawi pun meminta pemai untuk lebih arif dan bijaksana dalam mengelola keuangan.

“Mungkin saya bisa menyarankan pemain untuk buka usaha. Apalagi sekarang sudah ada sosial media, mereka bisa usaha lewat situ. Intinya saya berharap untuk pemain bola jangan terlalu boros untuk mengelola hasil keringat main bola, berfikirlah untuk masa depan karena tidak akan selamanya bermain bola. Intinya pemain bola dikatakan sukses kalau sudah tidak bermain tetap stabil kondisi ekonominya,” sambung Uston Nawawi.

Advertisement
Comments